MedanEkspress | Tapteng - Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan terus bergerak cepat dalam memulihkan konektivitas wilayah terdampak bencana. Memasuki hari Minggu (25/1/2026), fokus utama pekerjaan dialihkan pada titik krusial, yakni pembangunan jembatan beton ketiga yang melintasi Sungai Sigiring-Giring, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka.
Bukan sekadar perbaikan biasa, proyek ini melibatkan kekuatan penuh dari berbagai satuan elite TNI AD. Personel dari Kodim 0211/TT, Yon TP 908/GD, Yon Zipur 1/DD, Yon Zipur 11 hingga Zidam I/BB diterjunkan langsung ke lapangan. Kerja keras mereka didukung oleh dua unit alat berat excavator long arm Zeni TNI AD untuk memastikan struktur jembatan memiliki daya tahan maksimal.
Langkah strategis yang dilakukan saat ini meliputi penimbunan akses jalan, pengecoran pondasi beton yang kokoh, hingga pembentukan struktur pemecah arus air. Penambahan pemecah arus ini menjadi sangat vital guna melindungi jembatan dari ancaman derasnya debit Sungai Sigiring-Giring di masa depan.
Hingga kini, progres penimbunan jalan telah mencapai 30 persen, sementara pengerjaan struktur beton jembatan berada di angka 15 persen. Karena proses konstruksi yang intensif, akses jalan sementara masih ditutup total bagi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kapendam I/BB, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menegaskan bahwa aspek kualitas menjadi harga mati dalam pembangunan ini. “Kami membangun jembatan ini secara bertahap namun pasti. Kualitas konstruksi menjadi prioritas utama agar nantinya jembatan ini tidak hanya menjadi penghubung, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam jangka panjang,” tegas Kolonel Asrul.
Pembangunan jembatan beton di titik ketiga ini diharapkan dapat segera rampung untuk memulihkan nadi ekonomi dan mobilitas masyarakat di Kelurahan Hutanabolon yang sempat terputus akibat bencana.
Satgas Gulbencal Kodam I/BB berkomitmen untuk terus bekerja maksimal demi mengembalikan normalisasi wilayah dalam waktu sesingkat-singkatnya.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
