MedanEkspress | Sergai – Di tengah kepungan arus teknologi yang kian deras, sebuah pemandangan menyejukkan terlihat di Desa RS Hilir, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin pagi (5/1/2026). Di sana, Kopka Ade Susanto, Babinsa Koramil 0204-10/Sei Rampah jajaran Kodim 0204/Deli Serdang, hadir tanpa senjata, melainkan dengan membawa segudang pesan moral tentang jati diri bangsa.
Ia datang secara khusus untuk menyapa anak-anak sekolah dalam kegiatan bertajuk "Senin Wasbang" (Wawasan Kebangsaan). Di dalam ruang kelas, ia berdiri di depan barisan siswa bukan sekadar sebagai prajurit, melainkan sebagai sosok kakak sekaligus guru bagi mereka.
Dalam arahannya, Kopka Ade mengungkapkan keprihatinannya terhadap mulai lunturnya nilai-nilai luhur Pancasila dan semangat gotong royong di kalangan generasi muda. Ia menyoroti bagaimana kemajuan teknologi, jika tidak dibarengi dengan karakter yang kuat, justru dapat menjauhkan anak-anak dari empati sosial. "Dulu, gotong royong adalah napas kita. Sekarang, kita khawatir anak-anak lebih asyik dengan dunianya sendiri di balik layar gawai hingga lupa bahwa di samping mereka ada teman yang butuh bantuan," ujarnya kepada para siswa yang menyimak dengan saksama.
Kopka Ade mengajak para siswa untuk kembali menjadikan Pancasila sebagai kompas dalam bertindak. Teknologi harus menjadi alat untuk mempererat persaudaraan, bukan alasan untuk menjadi individualistis. "Jiwa kemanusiaan adalah fondasi utama yang tidak boleh digantikan oleh kecanggihan mesin sedahsyat apapun," tegasnya penuh keyakinan.
Kegiatan yang berlangsung hangat hingga pukul 10.00 WIB, mendapat respons positif dari pihak sekolah dan warga sekitar. Mereka berharap, kehadiran sosok Babinsa yang humanis seperti Kopka Ade Susanto dapat terus memotivasi anak-anak untuk tetap rendah hati, peduli sesama, dan bangga menjadi bagian dari generasi masa depan NKRI yang tetap beradab di era modern.
Sumber: Kodim 0204/DS
Editor: Zoel AB
