MedanEkspress | Tapsel - Satgas Koramil 0212-01/Batang Toru jajaran Kodim 0212/Tapanuli Selatan terus menunjukkan komitmen kemanusiaannya dalam menangani dampak banjir bandang yang melanda wilayah Tapanuli Selatan sejak akhir 2025.
Berdasarkan pantauan terbaru pada Januari 2026, personel TNI bersama masyarakat bergotong royong mempercepat pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) darurat di Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batang Toru.
Upaya percepatan ini menjadi prioritas mengingat kondisi kesehatan pengungsi yang mulai rentan terhadap penyakit akibat cuaca ekstrem dan keterbatasan sarana kebersihan.
Hingga Sabtu (10/1/2026), progres pembangunan fasilitas sanitasi di depan SD Desa Aek Ngadol tersebut telah mencapai 95 persen dan ditargetkan segera beroperasi penuh.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menegaskan bahwa penyediaan sanitasi yang layak adalah langkah krusial untuk mencegah penyebaran penyakit di lokasi pengungsian. "Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama kami selama masa tanggap darurat ini," ujarnya dilansir melalui laman resmi Kodam I/Bukit Barisan.
Pembangunan ini memanfaatkan bantuan Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad) sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi. Kehadiran MCK darurat ini diharapkan tidak hanya menunjang aktivitas harian warga terdampak, tetapi juga menjaga martabat dan kenyamanan mereka selama berada di posko pengungsian.
Selain di Desa Aek Ngadol, Satgas
Penanggulangan Bencana juga telah menyelesaikan fasilitas serupa di beberapa titik lain seperti Desa Batu Hula dan Huta Godang guna memastikan pelayanan sanitasi yang merata bagi seluruh penyintas banjir di Batang Toru.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
