MedanEkspress | Tapanuli Tengah – Di balik duka yang menyelimuti Desa Nauli 2, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, secercah harapan muncul dari tangan-tangan personel Satgas Gulbencal Yonif 122/Tombak Sakti. Pada Jumat (9/1/2026), mereka tak sekadar datang memikul bantuan menerobos zona bekas longsor, melainkan membawa empati dan kekuatan moril bagi warga yang terdampak bencana.
Dengan sigap, bantuan logistik berupa baju layak pakai, mi instan, roti, dan bahan makanan lainnya didistribusikan langsung ke tangan-tangan yang membutuhkan. Setiap paket bantuan adalah jembatan kasih untuk meringankan beban dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi di masa pemulihan ini.
Lebih dari sekadar logistik, kehadiran para prajurit TNI AD ini menjadi pelukan hangat yang menguatkan mental warga. Mereka mendampingi, mendengarkan, dan memberikan dukungan moril bagi masyarakat yang sedang berjuang untuk bangkit dari keterpurukan.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menegaskan komitmen tersebut. "Melalui Satgas Gulbencal, TNI AD terus hadir di tengah masyarakat untuk membantu pemulihan pascabencana, baik melalui penyaluran bantuan logistik maupun pendampingan langsung kepada warga agar dapat segera kembali beraktivitas secara normal," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar tugas, melainkan panggilan hati untuk memastikan tidak ada warga yang merasa sendirian dalam menghadapi cobaan ini.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
