Langkah taktis ini dilakukan di Desa Dolok Nauli, Dusun II, Kecamatan Adian Koting, yang sempat terhambat aktivitasnya akibat material tanah longsor yang menimbun rumah-rumah warga dan akses jalan lingkungan.
Personel Satgas Yonif 122/TS diterjunkan langsung ke titik terdampak untuk berjibaku membersihkan tumpukan material berupa tanah, bebatuan, serta batang kayu besar. Kehadiran para prajurit TNI ini menjadi kunci utama dalam membuka kembali akses warga yang sempat terisolasi dan membantu membersihkan hunian masyarakat yang terdampak cukup parah.
Kapendam I/BB, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menegaskan bahwa aksi ini adalah bentuk komitmen TNI dalam merespons cepat setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat. "Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pemukiman sekaligus memberikan rasa aman serta semangat bagi warga untuk bangkit pascabencana," ungkapnya dalam keterangan resmi.
Kerja keras para prajurit Yonif 122/TS disambut dengan antusiasme dan apresiasi tinggi oleh masyarakat setempat. Berkat sinergi ini, kondisi lingkungan di Dusun II Desa Dolok Nauli kini mulai kembali bersih, sehingga aktivitas ekonomi dan keseharian masyarakat dapat berjalan normal kembali.
Aksi tanggap darurat ini menegaskan peran TNI bukan hanya sebagai garda pertahanan, tetapi juga sebagai tumpuan masyarakat dalam penanggulangan bencana alam di wilayah Sumatera Utara.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
