MedanEkspress | Paluta - Bertahun-tahun warga Desa Purba Sinomba dan Desa Pagaran Tonga di Kecamatan Padang Bolak harus melangkah dengan ekstra waspada di atas jembatan gantung yang menghubungkan kedua wilayah. Itu karena kondisi jembatan satu-satunya tersebut sangat memprihatinkan. Papan kayunya lapuk dimakan usia, sehingga menciptakan lubang-lubang yang mengancam keselamatan setiap dilintasi warga.
Namun, keresahan warga kini berakhir. Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan secara resmi melakukan rehabilitasi total atau 'bedah' jembatan pada Selasa (27/1/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan infrastruktur vital tersebut tidak lagi menjadi jalur maut bagi masyarakat.
Rehabilitasi jembatan yang posisinya masuk wilayah Kodim 0212/Tapanuli Selatan ini melibatkan personel Koramil 05/Padang Bolak, satuan teknis dari Pusziad, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Fokus utama pengerjaan adalah membongkar seluruh lantai jembatan yang lama dan menggantinya dengan material yang jauh lebih kokoh.
"Seluruh papan lantai jembatan dilepas untuk kemudian diganti dengan plat besi. Ini adalah solusi permanen agar tidak ada lagi risiko bagi pejalan kaki maupun pengendara motor," ungkap Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap melalui siaran pers Pendam I/BB yang dilansir pada Rabu (28/1/2026).
Jembatan sepanjang 72 meter dan lebar 1,80 meter ini memiliki sejarah panjang sejak dibangun pada tahun 1979. Selama hampir lima dekade, jembatan ini menjadi jalur utama distribusi ekonomi dan akses pendidikan di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Namun, faktor usia membuat struktur lantai kayu tak lagi layak menahan beban mobilitas warga yang tinggi.
Selain penggantian lantai, Satgas juga melakukan pemasangan gelagar bawah untuk memperkuat struktur jembatan gantung tersebut. Upaya ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pemulihan infrastruktur yang berdampak langsung pada hajat hidup orang banyak.
Dengan diperbaikinya jembatan ini, kekhawatiran warga saat membawa hasil panen atau mengantar anak sekolah kini berganti dengan rasa aman. Kelancaran akses ini diharapkan dapat mendongkrak kembali roda perekonomian di Kecamatan Padang Bolak yang sempat terkendala akibat kerusakan jembatan.
Kini, jembatan Purba Sinomba tidak hanya kembali berfungsi secara teknis, tetapi juga berdiri sebagai simbol kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun desa yang lebih aman dan mandiri.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
