MedanEkspress | Tapteng – Harapan para siswa SDN 152981 dan SDN 152982 Tukka untuk kembali belajar di kelas yang bersih segera terwujud. Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan turun langsung membersihkan sisa-sisa material banjir dan tanah longsor yang mengubur fasilitas sekolah di Jalan Humala Tambunan, Tapanuli Tengah, Minggu (18/1/2026).
Aksi yang mengedepankan sisi kemanusiaan ini tidak hanya sekadar membersihkan lumpur, tetapi juga menjadi simbol pemulihan semangat pendidikan pascabencana.
Puluhan personel dari Yonif 125/Si'mbisa, Yonif 122/Tombak Sakti, Yon Arhanud 11/Wira Bhuana Yudha hingga Babinsa Kodim 0211/Tapanuli Tengah bahu-membahu menyingkirkan hambatan yang menghalangi langkah anak-anak setempat untuk menuntut ilmu.
Sasaran utama pembersihan meliputi area vital sekolah. Menggunakan alat berat ekskavator, petugas mengeruk endapan lumpur tebal di lapangan sekolah. Tak hanya itu, halaman, teras, hingga bahu jalan di depan sekolah turut dibersihkan. Agar suasana sekolah kembali ceria, para prajurit juga melakukan pengecatan ulang pada dinding luar ruangan kelas yang sempat kusam akibat rendaman air.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menyampaikan bahwa prioritas utama TNI saat ini adalah memastikan anak-anak di wilayah terdampak tidak kehilangan haknya untuk belajar dalam kondisi aman.
“Kami ingin memastikan bahwa saat anak-anak kembali ke sekolah, mereka tidak lagi melihat sisa bencana, melainkan lingkungan yang bersih, aman, dan layak. Ini adalah bentuk komitmen kami agar proses belajar mengajar dapat segera normal kembali,” ujar Kolonel Asrul.
Upaya pemulihan ini disambut baik oleh para orang tua siswa dan masyarakat sekitar yang berharap aktivitas pendidikan di Kelurahan Tukka dapat segera pulih total dalam waktu dekat.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
