MedanEkspress | Langkat - Awal tahun 2026 menjadi momen penuh syukur bagi warga Desa Sei Litur Tasik, Kecamatan Sawit Seberang, Kabupaten Langkat. Harapan mereka untuk memiliki akses transportasi yang layak akhirnya terwujud setelah Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan menuntaskan pembangunan Jembatan Armco pada Sabtu (3/1/2026).
Jembatan yang kini berdiri kokoh tersebut bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan menjadi "urat nadi" baru yang menghubungkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat yang sempat lumpuh akibat terjangan bencana.
Pengerjaan jembatan sepanjang 17 meter dan lebar 5 meter ini dilakukan oleh personel ahli dari Zidam I/BB yang bersinergi dengan Babinsa Koramil 0203-10/Padang Tualang dari Kodim 0203/Langkat. Meski hanya dikerjakan oleh tim kecil berjumlah enam personel TNI, penggunaan alat berat yang tepat dan dedikasi tinggi membuat pembangunan berjalan efektif.
Struktur jembatan dirancang tangguh dengan menggunakan tiga unit Armco berdiameter 2 meter. Penguatan pada fondasi dan dinding jembatan menjadi prioritas utama guna menjamin keamanan warga saat melintas, terutama untuk kendaraan pengangkut hasil bumi yang menjadi tumpuan ekonomi daerah setempat.
Pantauan di lapangan menunjukkan progres pembangunan telah mencapai 100 persen. Para prajurit telah menyelesaikan tahap akhir berupa pengecatan pada badan jembatan, tiang dan besi pasar hingga pemasangan plakat sebagai tanda fasilitas ini siap digunakan.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat Langkat adalah bentuk komitmen nyata dalam percepatan pemulihan wilayah pascabencana. “Kami ingin memastikan akses masyarakat kembali normal secepat mungkin. Dengan tuntasnya jembatan ini di awal tahun, kami berharap mobilitas warga tidak lagi terhambat, sehingga roda ekonomi dan aktivitas harian bisa pulih, bahkan lebih baik dari sebelumnya,” ujar Kolonel Asrul.
Kini, Jembatan Armco karya Satgas Gulbencal Kodam I/BB tersebut telah siap dilalui. Bagi warga Desa Sei Litur Tasik, jembatan ini adalah kado awal tahun yang membawa semangat baru untuk menata masa depan setelah masa-masa sulit pascabencana.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
