MedanEkspress | Sibolangit - Di tengah sisa-sisa material longsor yang masih basah di Dusun 3, Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Dandim 0204/Deli Serdang, Letkol Inf Agung Pujiantoro hadir langsung untuk memastikan bahwa negara tidak membiarkan warganya berjuang sendirian melawan dampak bencana alam.
Kamis pagi, 9 April 2026, tepat pukul 09.45 WIB, rombongan Dandim 0204/DS tiba di lokasi. Kunjungan ini bukan sekadar seremoni kepemimpinan, melainkan bentuk respons cepat TNI dalam penanganan darurat bencana di wilayah Kabupaten Deli Serdang.
Kehadiran Dandim di titik nol bencana menjadi pemantik semangat bagi ratusan personel gabungan yang sudah bersiaga. Di sana, terlihat sinergi yang solid antara berbagai instansi. Mulai dari jajaran Danramil 0204-03/Sibolangit dan personel hingga sejumlah Koramil terdekat, bahu-membahu dengan pasukan baret biru dari Sat Brimobda Sumut dan tim ahli dari Basarnas Provinsi Sumut.
Tak ketinggalan, perangkat Kecamatan Sibolangit dan Desa Sembahe turut hadir mendampingi, menjadi jembatan komunikasi antara kebijakan pimpinan dan kebutuhan riil warga di lapangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel untuk memastikan keselamatan kerja para relawan. Namun, momen paling emosional terjadi saat Dandim melakukan peninjauan langsung ke rumah-rumah keluarga yang terdampak.
Di hadapan warga yang kehilangan sebagian harta bendanya, Dandim memberikan penguatan moral. Peninjauan ini bertujuan untuk memetakan kebutuhan mendesak, baik logistik maupun perbaikan infrastruktur jangka pendek agar akses desa tidak terputus total.
Usai meninjau para korban, instruksi jelas diberikan: Bersihkan dan pulihkan.
Seluruh personel gabungan bersama warga desa segera bergerak melakukan pembersihan material longsor. Lumpur pekat dan bongkahan kayu disingkirkan secara manual maupun dengan bantuan alat, guna mengembalikan fungsi akses jalan dan meminimalisir risiko longsor susulan jika hujan kembali mengguyur wilayah Sibolangit.
Tepat pukul 11.00 WIB, setelah memastikan koordinasi pembersihan berjalan sesuai rencana dan kondisi di lapangan terkendali, Dandim 0204/DS meninggalkan lokasi. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh rasa gotong royong.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa di balik kerawanan geografis Deli Serdang, terdapat kekuatan kolektif dari TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat yang siap bergerak cepat saat alam sedang tidak bersahabat. Sembahe mungkin terluka oleh longsor, namun semangat kebersamaan di Dusun 3 membuktikan bahwa pemulihan akan jauh lebih cepat dari yang dibayangkan.
Sumber: Kodim 0204/DS
Editor: Zoel AB
