-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Misi Senyap di Hutan Pagindar: Komitmen Kodam I/BB Tuntaskan Janji Presiden

| Mei 12, 2026 WIB | 0 Views

MedanEkspress | Pakpak Bharat – Di tengah rapatnya vegetasi hutan tropis Kecamatan Pagindar, suara deru mesin excavator dan dentuman martil perlahan memudar, berganti dengan senyum lega warga Desa Sibagindar. Senin (11/5/2026), sebuah misi infrastruktur penting resmi dinyatakan rampung 100 persen. Jembatan Armco Lae Labah Tedung kini berdiri kokoh, menghubungkan harapan yang sempat terputus antara Kecamatan PGGS dan Kecamatan Pagindar.

Proyek ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur rutin. Ia adalah manifestasi dari komitmen Kodam I/Bukit Barisan dalam mengeksekusi langsung gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat konektivitas di wilayah-wilayah yang selama ini terabaikan oleh peta pembangunan besar.

Pilihan menggunakan struktur jembatan baja Armco sepanjang enam meter merupakan keputusan taktis. Di medan sulit seperti Pagindar, efisiensi adalah segalanya. Personel Kodim 0206/Dairi bersama prajurit Yon TP 906/SL bekerja dalam sebuah "misi senyap" yang menuntut ketelitian tinggi—mulai dari penyiapan material di lokasi yang sulit dijangkau hingga pemasangan plat baja bergelombang yang presisi.

"Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah dalam menghadirkan akses transportasi yang aman dan layak," tegas Kapendam I/BB, Kolonel Inf Sandy, S.I.P. Ia menambahkan bahwa aspek finishing, seperti pengecatan dan penyempurnaan struktur, menjadi prioritas terakhir untuk memastikan keamanan maksimal bagi mobilitas masyarakat.

Selama bertahun-tahun, Desa Sibagindar dan Desa Lagan Kecupak dipisahkan oleh kendala geografis yang menghambat distribusi hasil bumi dan akses kesehatan. Kehadiran jembatan ini secara otomatis memangkas hambatan tersebut. Logistik pertanian kini bisa mengalir lebih cepat, dan mobilitas warga tidak lagi bergantung pada cuaca atau kondisi aliran air di bawahnya.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan personel TNI bersama warga setempat menjadi bahan bakar utama selesainya proyek ini tepat waktu. Di balik struktur baja yang dingin, ada kehangatan kemanunggalan TNI-Rakyat yang menjadi pondasi utama pembangunan ini.

Rampungnya Jembatan Lae Labah Tedung menjadi bukti bahwa janji presiden untuk membangun dari pinggiran bukanlah slogan semata. Dengan koordinasi yang apik di bawah panji Kodam I/BB, proyek ini menjadi standar baru bagaimana pembangunan modular bisa menjadi solusi instan bagi masalah isolasi wilayah yang menahun.

Kini, tugas berpindah ke tangan masyarakat dan pemerintah daerah untuk merawat "jembatan janji" ini, memastikan nadi ekonomi di jantung Pakpak Bharat terus berdenyut demi kesejahteraan masa depan.

Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB 
×
Berita Terbaru Update