MedanEkspress | Labuhanbatu – Di bawah terik matahari yang menyengat Bumi Ika Bina En Pabolo, derap langkah prajurit menyambut kedatangan Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa. Kunjungan kerja maraton yang dilakukan pada Senin (4/5/2026) ini bukan sekadar seremoni militer biasa, melainkan sebuah inspeksi mendalam untuk memastikan bahwa setiap lini pertahanan di Labuhanbatu hingga Langkat berada dalam kondisi tempur dan pengabdian yang prima.
Kunjungan diawali di Markas Yonif TP 956/Sultan Bidar Alam. Di sini, Pangdam tidak hanya meninjau kondisi personel, tetapi masuk ke ruang-ruang pembangunan satuan. Ia mengamati detail setiap fasilitas yang sedang dibangun, sebuah upaya modernisasi infrastruktur yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan sekaligus kesiapan operasional prajurit.
"Profesionalisme bukan hanya soal keahlian menembak, tapi soal kesiapan mental dan fasilitas yang mendukung tugas pokok kita," tegas Mayjen Hendy di hadapan para prajurit yang dipimpin Mayor Inf Bhirawa Anoraga.
Perjalanan berlanjut ke jantung Kota Rantau Prapat. Di Jalan Pramuka, kehadiran jenderal bintang dua ini disambut hangat oleh Letkol Kav Hanung Kaptiaji dan jajaran Forkopimda Labuhanbatu. Di sini, Pangdam menyoroti peran TNI sebagai instrumen solusi bagi masyarakat.
Dalam pengarahan tertutup yang kemudian disampaikan kembali kepada media, Pangdam memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi nyata prajurit Kodim 0209/LB dalam mendukung program pemerintah daerah. Namun, ia juga memberikan peringatan keras terkait tantangan zaman, yakni Etika Media Sosial. "Prajurit harus bijak. Satu unggahan yang salah bisa merusak citra satuan yang telah dibangun bertahun-tahun. Loyalitas dan tanggung jawab di wilayah teritorial adalah harga mati," tambahnya dengan nada tegas.
Tak berhenti di Labuhanbatu, helikopter rombongan Pangdam yang didampingi Kasdam dan Asops Kasdam I/BB melesat menuju Kabupaten Langkat. Targetnya adalah Yonif TP 907/Dewa Shahdan. Di bawah komando Letkol Inf Jimat Suryo Utomo, satuan ini menjadi titik pamungkas inspeksi. Fokus Pangdam di Langkat sangat spesifik: Optimalisasi Sarana dan Prasarana.
Ia menyisir area pembangunan untuk memastikan bahwa investasi negara pada infrastruktur militer benar-benar berfungsi maksimal untuk mendukung tugas pokok TNI AD di wilayah strategis Sumatera Utara. Bagi Mayjen Hendy Antariksa, pemeliharaan fasilitas adalah cerminan dari disiplin prajurit. "Jika kita bisa menjaga rumah (satuan) kita sendiri, maka kita akan mampu menjaga kedaulatan bangsa dengan lebih baik," tuturnya sebelum menutup rangkaian kunjungan.
Kunjungan kerja ini mengirimkan pesan kuat ke seluruh jajaran Kodam I/Bukit Barisan bahwa penguatan internal melalui pembangunan fasilitas dan peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah prioritas utama tahun 2026.
Di tengah dinamika keamanan nasional, kesiapan satuan-satuan di daerah seperti Labuhanbatu dan Langkat menjadi kunci stabilitas di wilayah Sumatera Utara. Kini, bola panas ada di tangan para komandan satuan untuk merealisasikan instruksi Sang Panglima: Menjaga nama baik, meningkatkan kemampuan, dan setia pada tugas.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
