-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bakti TNI untuk Rakyat di Pelosok Nias Selatan: Memutus Rantai Bahaya Bagi Anak Sekolah

| Juni 18, 2026 WIB | 0 Views

MedanEkspress | Nias Selatan - Perjalanan pergi ke sekolah yang aman kini bukan lagi sekadar impian bagi anak-anak di pedalaman Kabupaten Nias Selatan. Lewat program Bakti TNI untuk Rakyat, sebuah jembatan gantung baru sedang dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang rusak parah dimakan usia. 

Langkah nyata ini menjadi jawaban langsung untuk menyelamatkan masa depan generasi muda dari ancaman bahaya di jalan. Proyek pembangunan Jembatan Gantung Sungai Idanoho di Desa Soto'o Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo, kini menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hingga pertengahan Juni 2026, pengerjaan fisik jembatan sepanjang 90 meter ini sudah menyentuh angka 41,5 persen.

Sebelum jembatan ini diperbaiki, para pelajar dari Desa Soto'o Hilisimaetano dan Desa Hiliaurifa harus bertaruh nyawa setiap hari. Jembatan penghubung yang rapuh membuat anak-anak sekolah dilingkupi rasa takut saat melintas. Kondisi akan semakin mencekam ketika hujan deras turun dan air Sungai Idanoho meluap.

Akibat akses yang rusak ini, banyak siswa terpaksa bolos sekolah demi keselamatan nyawa mereka. Karena itu, pembangunan jembatan ini menjadi prioritas utama karena dampaknya yang sangat besar bagi kehidupan dasar masyarakat, terutama anak-anak.

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa kehadiran jembatan gantung ini nantinya akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi warga. Menurutnya, jembatan ini tidak hanya memperlancar mobilitas orang dan barang, tetapi juga membuka akses yang jauh lebih aman dan layak bagi masyarakat setempat.

Percepatan pembangunan jembatan gantung ini tidak lepas dari kerja keras di lapangan. Personel gabungan TNI dari berbagai satuan bersama warga desa setempat bahu-membahu melakukan perakitan besi dan penggalian tanah.

Program yang diprakarsai oleh Presiden RI Prabowo Subianto ini membuktikan bahwa negara hadir di garis depan untuk menjamin hak pendidikan anak-anak di daerah pelosok. 

Kolonel Inf Sandy menambahkan, lewat program Bakti TNI untuk Rakyat ini, TNI tidak hanya hadir untuk menjaga kedaulatan negara, tetapi juga berupaya nyata membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. [1]
“Semangat gotong royong yang terbangun dalam pembangunan jembatan ini menjadi bukti bahwa TNI dan rakyat selalu bekerja bersama untuk mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Sandy.

Jembatan Sungai Idanoho kini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan jembatan harapan yang dirajut bersama oleh TNI dan warga untuk membawa anak-anak Nias Selatan meraih cita-cita mereka dengan lebih mudah, aman, dan merdeka dari isolasi.

Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB 
×
Berita Terbaru Update