MedanEkspress | Nias Selatan - Program Bakti TNI mengebut pembangunan Jembatan Gantung Sungai Idanoho di Desa Soto'o Hilisimaetano, Kecamatan Maniamolo, Kabupaten Nias Selatan.
Langkah ini dilakukan untuk memulihkan akses vital yang menghubungkan Desa Soto'o Hilisimaetano dengan Desa Hiliaurifa yang sempat terhambat akibat kerusakan infrastruktur lama.
Saat ini, progres fisik pembangunan jembatan sepanjang 90 meter tersebut telah mencapai 79 persen. Personel TNI bersama warga setempat kini tengah memfokuskan pengerjaan pada tahap akhir, meliputi pemasangan pagar jembatan, pemasangan batu, dan pengecatan pagar.
Jembatan baru ini dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang rusak dimakan usia. Selama ini, kerusakan tersebut menjadi kendala utama bagi warga dalam mengangkut hasil pertanian, menuju sekolah, hingga mengakses layanan kesehatan.
Pengerjaan jembatan dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat bersama personel gabungan dari Yonif TP 908/Gajah Dompak, Yonif TP 905/TS, Yonzipur 1/DD, Denzibang, dan Koramil 12/Teluk Dalam Kodim 0213/Nias.
Proyek infrastruktur ini merupakan bagian dari percepatan pembangunan nasional yang diprakarsai Presiden RI Prabowo Subianto.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., menyatakan bahwa kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi desa. "Jembatan Gantung Sungai Idanoho bukan sekadar sarana penghubung dua desa, tetapi juga jembatan harapan bagi masyarakat," ujarnya.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
