MedanEkspress | Deli Serdang – Komitmen menjaga ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan lewat aksi nyata di lapangan. Pada Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 08.30 WIB, jajaran Kodim 0204/Deli Serdang berkolaborasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Deli Serdang sukses menggelar aksi penaburan 10.000 ekor benih ikan nila.
Aksi strategis ini berpusat di Kolam Budidaya Ikan (Hanpangan) Kompi Produksi Kodim 0204/DS, sebuah kawasan yang kini dioptimalkan sebagai lumbung pangan lokal.
Kehadiran para pucuk pimpinan dari kedua instansi menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremonial belaka. Dandim 0204/DS Letkol Inf Wahidin Sobar, S.Sos., M.Sc., memimpin langsung jalannya pelepasan benih didampingi oleh Kasdim 0204/DS Mayor Inf Hairul Hadi dan Pasi Ops Kapten Kav Guntur Sinaga.
Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Deli Serdang Ibu Erlita, S.Sos., M.H., hadir didampingi Kabid Budidaya Bapak Rizal Dalimunthe. Kehadiran formasi lengkap ini menjadi sinyal kuat eratnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di Deli Serdang.
Di sela-sela kegiatan, Dandim 0204/DS Letkol Inf Wahidin Sobar menegaskan bahwa program ketahanan pangan (Hanpangan) ini merupakan salah satu instruksi prioritas TNI AD dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Kolam budidaya Kompi Produksi ini disiapkan agar menjadi motor penggerak perikanan di wilayah sekitar.
"Penaburan 10.000 benih nila ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi langkah konkret TNI dalam menjamin ketersediaan pangan dan gizi masyarakat. Kami mengoptimalkan lahan yang ada di Kompi Produksi ini agar bisa menjadi role model budidaya perikanan yang produktif. Lewat sinergi bersama Dinas Perikanan, kami optimis kolam ini akan memberikan dampak ekonomi nyata saat panen nanti," ujar Letkol Inf Wahidin Sobar.
Senada dengan Dandim, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Deli Serdang, Ibu Erlita, mengapresiasi langkah taktis Kodim 0204/DS yang aktif membuka ruang kolaborasi di sektor perikanan darat. Menurutnya, keterlibatan TNI sangat membantu percepatan swasembada pangan di tingkat daerah.
"Kami dari pemerintah daerah sangat mendukung inisiatif luar biasa dari Kodim 0204/DS. Dinas Perikanan tidak hanya memberikan bantuan 10.000 bibit unggul ini, tetapi kami juga berkomitmen mendampingi proses perawatannya melalui Kabid Budidaya dan tim penyuluh. Kolaborasi ini adalah bukti bahwa pemenuhan gizi masyarakat bisa dicapai lebih cepat jika kita bergerak bersama-sama," ungkap Ibu Erlita.
Pemilihan ikan nila sebagai komoditas utama bukan tanpa alasan. Karakteristik ikan nila yang adaptif dan memiliki masa panen relatif cepat—sekitar 4 hingga 6 bulan—dinilai sangat ideal untuk mendukung program Hanpangan.
Langkah pelepasan bibit skala besar ini diharapkan tidak hanya memperkuat stok pangan internal Kodim, tetapi juga mampu mengedukasi warga sekitar mengenai pentingnya kemandirian pangan di tingkat hilir.
Sinergi antara TNI dan Pemkab Deli Serdang ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi yang solid adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan pemenuhan gizi masa depan.
Sumber: Kodim 0204/DS
Editor: Zoel AB
