-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menjaga Paru-Paru Labuhanbatu, Kodim 0209/LB Gencarkan Mitigasi Karhutla Demi Pertahankan Zero Hotspot

| September 21, 2026 WIB | 0 Views

MedanEkspress | Labuhanbatu - Mempertahankan kualitas udara bersih dan kelestarian ekosistem kini menjadi prioritas utama di wilayah Labuhanbatu Raya. Menyadari bahwa dampak kerusakan lingkungan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat mengancam kesehatan masyarakat serta merusak keanekaragaman hayati, Kodim 0209/Labuhanbatu di bawah naungan Korem 022/Pantai Timur mengoptimalkan pendekatan preventif. Hasilnya, pertahanan hijau ini sukses mencatatkan capaian nihil hotspot, firespot, maupun titik api pada Sabtu (19/9/2026).

Langkah mitigasi yang agresif ini menjadi pilar utama dalam menjaga paru-paru daerah agar terbebas dari kepulan asap yang kerap menjadi momok tahunan. TNI memilih bergerak langsung ke jantung persoalan: mengubah perilaku bakar lahan di tingkat tapak.

Edukasi lingkungan secara mendalam menyasar Dusun 7 Parsuluman, Desa Rombisan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Di kawasan yang berbatasan langsung dengan area vegetasi ini, personel Koramil 0209-05/BD melakukan dialog intensif dengan para petani.

Fokus utama penekanan adalah mengikis kebiasaan lama membersihkan lahan kosong dengan cara dibakar menjelang musim bercocok tanam. Secara ekologis, pembakaran lahan tidak hanya melepaskan emisi karbon ke atmosfer, tetapi juga mematikan mikroorganisme tanah dan merusak unsur hara penting. Melalui sosialisasi ini, masyarakat disadarkan bahwa menjaga tanah tetap produktif tanpa membakar adalah investasi jangka panjang bagi lingkungan mereka.

Perlindungan terhadap ruang terbuka hijau juga diperkuat oleh Koramil 0209-08/RP di Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu. Peninjauan medan secara langsung dilakukan untuk memetakan titik-titik kritis yang rentan mengalami kenaikan suhu ekstrem atau penumpukan bahan bakar alami seperti semak belukar kering.

TNI menekankan bahwa menjaga kelestarian lingkungan tidak bisa bertumpu pada aparat saja. Kesadaran kolektif warga urban dan suburban di Rantau Utara terus dipompa agar mereka mampu mendeteksi dini setiap potensi ancaman yang dapat merusak kualitas udara pemukiman mereka.

Hingga patroli berakhir, tim di lapangan mengonfirmasi tidak ada kepulan asap maupun sisa pembakaran di seluruh wilayah pantauan. Labuhanbatu Raya sepenuhnya bersih dari polusi asap karhutla.

Capaian zero hotspot ini menjadi bukti nyata bahwa penyelamatan lingkungan paling efektif dimulai dari pencegahan dini, bukan pemadaman saat api sudah melahap vegetasi. Kodim 0209/Labuhanbatu menegaskan komitmennya untuk terus mengawal gerakan mitigasi ini secara konsisten demi memastikan generasi masa depan Labuhanbatu tetap dapat menghirup udara yang sehat dan bersih.

Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB 
×
Berita Terbaru Update