Sebagai gantinya, sebuah jembatan modular modern sepanjang 30 meter mulai dibangun di atas Sungai Nou, Dusun I, Kamis (3/9/2026).Teknologi jembatan modular ini diproyeksikan menjadi juru selamat yang akan mengubah nasib ekonomi dan sosial dua wilayah, yakni dengan menghubungkan Desa Lolomoyo Tuhemberua langsung ke Desa Lolowonu Niko'otano.
Proyek strategis ini merupakan inisiasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang diwujudkan melalui aksi cepat TNI Angkatan Darat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Kapendam I/BB, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han., menyatakan bahwa kehadiran teknologi jembatan ini akan memutus isolasi antar-desa. “Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses dan aktivitas warga antardesa. Ini juga menjadi bagian dari komitmen TNI AD untuk terus hadir dan membantu percepatan pembangunan di wilayah,” tegasnya.
Di lapangan, pengerjaan jembatan modular ini melibatkan sinergi kuat dari personel Yon TP 905/TS, Yonzipur 1/DD, serta Babinsa Kodim 0213/Nias. Pada pengerjaan fase awal ini, tim mengebut perakitan besi cakar ayam, pemasangan mal, hingga pengecoran tiang tepi jauh.
Dengan sokongan alat berat seperti ekskavator, mesin molen, dan truk logistik, progres pembangunan kini telah melesat mencapai 28 persen. Seluruh proses perakitan berjalan aman dan terkendali, membawa harapan baru yang kian dekat bagi warga Gunungsitoli.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
