MedanEkspress | Paluta – Jajaran Kodim 0212/Tapanuli Selatan mengambil langkah cepat untuk menyelamatkan mobilitas warga dengan membangun jembatan gantung baru di Desa Bolatan, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Langkah ini diambil guna menggantikan jembatan lama yang kondisinya sudah rusak parah dan kerap mengancam keselamatan warga yang melintas.
Hingga Senin (31/8/2026), progres pembangunan infrastruktur vital tersebut dilaporkan telah mencapai 73 persen. Kehadiran jembatan baru ini sangat dinantikan karena menjadi urat nadi yang menghubungkan Desa Bolatan, Desa Situmbaga, Desa Sihopuk Baru, serta kawasan perkebunan sekitarnya.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa aksi tanggap ini merupakan perintah langsung untuk menghentikan risiko bahaya yang dihadapi warga setiap hari.
"Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata TNI AD dalam membantu menghadirkan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat. Kita tidak ingin keselamatan warga terancam saat beraktivitas," ujar Kolonel Inf Sandy.
Ia juga menambahkan bahwa proyek ini merupakan implementasi dari program strategis nasional. "Pembangunan ini juga merupakan bagian dari inisiatif Presiden Prabowo Subianto melalui TNI AD untuk memperkuat konektivitas wilayah dan menghadirkan akses yang lebih aman serta layak bagi masyarakat," tegasnya.
Di lapangan, personel TNI bersama masyarakat terus mengejar target penyelesaian. Pekerjaan saat ini berfokus pada pengecatan tiang pilon merah putih, pemasangan kabel seling penguat bagian bawah, serta pengelasan pagar pengaman. Aksi ini melibatkan personel Kodim 0212/TS, 10 personel YonTP 901/Suhul Gading, empat tukang, dan warga setempat.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
