MedanEkspress | Taput – Pembangunan jembatan beton Tahap VII B di Dusun Hutajulu, Desa Simataniari, Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), terus menunjukkan progres yang signifikan. Hingga Jumat (6/11/2026), pengerjaan infrastruktur penting ini telah mencapai angka 79 persen.
Dalam pelaksanaannya, personel jajaran Kodim 0210/TU bersama masyarakat sekitar terlibat langsung bahu-membahu di lapangan. Fokus pengerjaan pada hari tersebut diarahkan secara khusus pada tahap pengecoran lantai jembatan demi mempercepat penyelesaian proyek.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy S.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jembatan memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jembatan tersebut nantinya diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 350 jiwa.
Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaan akses penghubung ini juga diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian dan barang kebutuhan masyarakat, sekaligus menekan biaya transportasi.
"Program pembangunan jembatan di seluruh wilayah ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat agar seluruh pedesaan segera memiliki jembatan yang layak guna memperlancar pengangkutan hasil tani ke pasar serta mendukung perjalanan warga ke kebun atau sawah," kata Kolenel Inf Sandy.
Pembangunan jembatan beton Tahap VII B ini diharapkan membawa dampak positif bagi kemajuan masyarakat setempat, di mana jembatan bukan sekadar penghubung fisik, melainkan juga sarana penggerak perekonomian warga.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
