-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Abaikan Arahan Wali Kota, Gerakan Pangan Murah PUD Pasar Medan Matikan Ekonomi Pedagang

| September 13, 2025 WIB | 0 Views
Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan PUD Pasar Medan di kawasan Pasar Petisah Tahap I. (Foto: Ist)

MedanEkspress | Medan - Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Medan, menuai kritikan tajam. Selain mengabaikan arahan Wali Kota Medan, Rico Waas, kegiatan menjual beras SPHP seharga Rp58 ribu/Kg di sekitar pasar tradisional, juga kontraproduktif yang berpotensi mematikan ekonomi mikro pedagang sebagai tulang punggung perekonomian keluarga.

Kritik ini disampaikan oleh Suwarno, seorang pedagang yang juga menjadi mitra Bulog. Ia menuturkan, para pedagang pada dasarnya sangat mendukung program GPM. Ini dibuktikan dengan dirinya dan beberapa pedagang lainnya telah berperan aktif dengan bergabung sebagai mitra Bulog melalui program Rumah Pangan Kita (RPK) demi kelancaran distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). 

"Kami berkomitmen untuk turut serta melancarkan distribusi beras SPHP. Loyalitas kami pada program pemerintah sudah tidak perlu diragukan," ujar Suwarno melalui siaran pers yang diterima MedanEkspress.Com, Sabtu (13/9/2025).

Namun, ia menyayangkan cara PUD Pasar Medan menjalankan GPM. Perbedaan harga jual beras yang sangat signifikan dan lokasi kegiatan yang terlalu dekat dengan lingkungan pasar dinilai Suwarno sebagai langkah yang kontraproduktif. 

Untuk diketahui, GPM yang diadakan PUD Pasar, menjual beras SPHP Rp58 ribu perkarung ukuran 5 kg. Sementara para pedagang mitra RPK Bulog membeli beras SPHP dengan ukuran 5 kg seharga Rp58 ribu.

"Kami selama ini menjual juga tidak lebih dari HET, tapi harga jual PUD Pasar jauh lebih murah dari kami. Ini jelas bisa mematikan pedagang yang selama ini sudah jadi mitra Bulog," keluhnya. 

Menurut Suwarno, seharusnya manajemen PUD Pasar Medan lebih proaktif dalam menjalin komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan para pedagang, terkait kelancaran distribusi beras SPHP di pasar. Ia bahkan menyebut bahwa adanya GPM di dekat pasar ini menjadi indikasi bahwa pesan Wali Kota Medan Rico Waas tidak dijalankan manajemen PUD Pasar Medan. 

Sumber: Redaksi MEC 
Editor: Zoel AB 
×
Berita Terbaru Update