-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Prajurit Kodim 0204/DS di Sei Rampah Kembali Evakuasi Warga dan Siapkan Dapur Lapangan

| November 30, 2025 WIB | 0 Views
Danramil 0204-10/SR, Kapten Inf Sucipto ikut membantu proses evakuasi warga pada wilayah yang belum surut dari banjir di Kabupaten Serdang Bedagai. (Foto: Kodim 0204/DS)

MedanEkspress | Sergai - Banjir di Kecamatan Sei Rampah dan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, belum surut sepenuhnya. Sebanyak 13 desa masih terendam air dengan ketinggian bervariasi. Sejumlah warga berkondisi rentan juga butuh segera dievakuasi, termasuk tambahan logistik yang kini stoknya terus menipis. 

Kondisi mendesak ini langsung direspons  prajurit TNI dari Koramil 0204-10/Sei Rampah, Kodim 0204/Deli Serdang. Mereka kembali turun ke lokasi banjir untuk memberikan pertolongan dan menyiapkan dapur umum pada Minggu pagi (30/11/2025) pukul 07.30 Wib.
 



Seluruh operasi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Danramil 0204-10/SR, Kapten Inf Sucipto. Bersama prajurit, ia memastikan keselamatan serta keamanan warga di lokasi terdampak, termasuk memonitoring kondisi permukaan air Sei Rampah yang sebelumnya meluap dan menggenangi pemukiman penduduk. 

Kapten Sucipto merincikan situasi dan kondisi 13 desa yang masih terendam banjir. Yakni tujuh desa di Kecamatan Sei Rampah dengan jumlah 2.351 Kepala Keluarga. Lalu, enam desa di Kecamatan Sei Bamban dengan jumlah 1.258 Kepala Keluarga. "Ketinggian air banjir di seluruh wilayah desa di dua kecamatan tersebut, maksimal antara 40 hingga 80 cm. Sebanyak 350 jiwa di Kecamatan Sei Rampah masih mengungsi di tenda penampungan sementara," terangnya. 
 


Proses evakuasi warga berkondisi rentan, dilakukan dengan menggunakan perahu karet milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serdang Bedagai. "Mereka kita kirim ke sentra pelayanan medis terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama," tambah Kapten Sucipto.

Bencana banjir tanpa disertai longsor ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun merusak lahan pertanian padi seluas 250 hektar serta kebun ubi dan jagung seluas 40 hektar. 

Sumber: Kodim 0204/DS
Editor: Zoel AB
×
Berita Terbaru Update