MedanEkspress | Tapteng - Deru mesin helikopter yang mendarat di GOR Pandan, Kecamatan Pandan, Rabu (28/1/2026), menandai dimulainya misi kemanusiaan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Richard Tampubolon di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Kehadiran jenderal bintang tiga ini bukan sekadar kunjungan formal, melainkan untuk memastikan denyut nadi kehidupan masyarakat Tapteng kembali normal pascabencana banjir yang melanda.
Setibanya di lokasi, Letjen Richard langsung menyambangi dapur umum. Di sana, ia memastikan ketersediaan logistik dan gizi bagi para penyintas tetap terjaga.
Tak berhenti di pusat kota, rombongan kemudian bergerak menyusuri medan menuju Desa Hutanabolon di Kecamatan Tukka. Keheningan sekolah yang terdampak bencana di SD Hutanabolon 2 menjadi fokus perhatian Letjen Richard, sebagai simbol komitmen TNI dalam memastikan pendidikan anak bangsa tidak boleh terputus meski di tengah duka.
Puncak peninjauan dilakukan di Desa Sigiring-Giring. Di lokasi ini, Kasum TNI melihat langsung progres pembangunan jembatan darurat yang tengah dikebut oleh Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan.
Jembatan ini merupakan urat nadi vital yang sempat terputus, dan pemulihannya menjadi prioritas utama agar mobilitas warga dan distribusi bantuan tidak lagi terhambat.
"Kehadiran negara harus dirasakan langsung oleh masyarakat," ungkapnya di sela-sela peninjauan. Turut mendampingi dalam kegiatan ini sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Kasrem 023/KS, serta Kapolres Tapteng.
Kunjungan ini diakhiri dengan evaluasi singkat sebelum rombongan kembali bertolak menggunakan helikopter menuju Humbang Hasundutan (Humbahas).
Operasi pemulihan infrastruktur oleh Satgas Gulbencal Kodam I/BB pun dipastikan terus berlanjut hingga seluruh akses warga benar-benar pulih 100 persen.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
