MedanEkspress | Taput – Akses menuju area perkebunan di Desa Janji Nauli, Kecamatan Purba Tua, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) kini mulai menemui titik terang. Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) dari Batalyon Zeni Tempur 1/Dhira Dharma (Yonzipur 1/DD) tengah melakukan percepatan pembangunan jembatan jenis Armco guna mendukung mobilitas dan produktivitas petani setempat.
Pengerjaan infrastruktur vital ini dimulai secara resmi pada Sabtu (10/1/2026). Kehadiran prajurit TNI di lapangan merupakan respons cepat untuk memulihkan konektivitas warga Desa Janji Nauli menuju lahan pertanian mereka yang sebelumnya sulit dijangkau akibat kerusakan infrastruktur.
Dalam pelaksanaannya, personel Satgas Yonzipur 1/DD bersinergi dengan Babinsa Koramil setempat. Fokus utama pembangunan ini adalah menyediakan akses utama bagi masyarakat menuju kebun, yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi di sektor pertanian dan perkebunan wilayah tersebut.
Berdasarkan data teknis yang dirilis oleh pihak Pendam I/Bukit Barisan, jembatan Armco ini memiliki spesifikasi panjang total 8 meter dan lebar 3 meter. Mengingat kedalaman aliran air di bawahnya mencapai 3 meter, struktur jembatan diperkuat dengan tiga unit pipa Armco berdiameter 1,5 meter dengan panjang masing-masing 4 meter untuk menjamin kelancaran aliran air di bawah badan jalan.
Hingga saat ini, progres pengerjaan dilaporkan telah mencapai angka 30 persen. Fokus pekerjaan saat ini meliputi pemasangan dinding pembatas menggunakan batu kali di sisi kanan dan kiri jembatan untuk memastikan stabilitas struktur tanah. "Pembangunan ini ditargetkan selesai tepat waktu agar manfaatnya dapat segera dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Janji Nauli," ungkap perwakilan Satgas dalam laporannya.
Dengan rampungnya jembatan ini nantinya, kendala pengangkutan hasil bumi yang selama ini dirasakan petani diharapkan dapat teratasi, sekaligus meningkatkan efisiensi waktu tempuh menuju area perkebunan.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
