MedanEkspress | Tukka - Harapan warga Kelurahan Hutanabolon untuk kembali menikmati akses transportasi yang aman, kini menjadi kenyataan. Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan resmi merampungkan perbaikan jembatan beton di atas Sungai Sigiring-Giring, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, pada Kamis (22/1/2026).
Pemandangan di Lingkungan IV kini tampak berbeda. Tak ada lagi kekhawatiran saat melintas, berganti dengan deretan tiang pagar jembatan yang baru dicat rapi. Bendera Merah Putih pun tampak berkibar di sisi jembatan, bukan sekadar sebagai identitas bangsa, namun menjadi simbol semangat gotong royong dan kembalinya rasa aman bagi masyarakat setempat.
Perjalanan memulihkan infrastruktur ini bukanlah hal mudah. Di bawah koordinasi Kodam I/BB, para prajurit dari Yon TP 905/TS, Yon TP 908/GD, Denzibang Sibolga, hingga Kodim 0212/TT bekerja bahu-membahu. Alat-alat berat seperti excavator long arm dan standar terus bekerja maraton guna memastikan setiap jengkal konstruksi kembali kokoh.
Tak hanya jembatan yang diperbaiki, akses jalan di sekitarnya pun telah tuntas ditimbun hingga 100 persen. Kini, jalur yang sempat terdampak bencana tersebut telah siap dilalui sepenuhnya oleh warga untuk beraktivitas sehari-hari.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), mengungkapkan bahwa rampungnya proyek ini adalah bukti nyata kehadiran TNI di tengah kesulitan rakyat.
Menurutnya, profesionalisme dalam pemulihan infrastruktur pascabencana adalah prioritas utama demi memastikan nadi ekonomi dan transportasi warga tidak terputus. "Kami ingin memastikan sarana transportasi ini tidak hanya sekadar berfungsi, tetapi juga memberikan rasa aman bagi setiap warga yang melintas," pungkasnya.
Kini, Jembatan Sigiring-Giring telah berdiri kokoh, menjadi saksi bisu dedikasi para prajurit dalam merajut kembali harapan masyarakat pascabencana.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
