-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Satgas Gulbencal Korem 023/KS Lakukan Airdrop Logistic ke Desa Terpencil Sait Kalangan II

| Januari 10, 2026 WIB | 0 Views

MedanEkspress | Tapanuli Tengah - Pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah, Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Korem 023/Kawal Samudera terus bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan ke desa-desa terdampak yang belum dapat dijangkau melalui jalur darat.

Upaya pendistribusian bantuan dilakukan secara intensif guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi. Salah satu langkah yang ditempuh adalah pendistribusian logistik melalui jalur udara ke Desa Sait Kalangan II, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (10/01/2026).

Dropping logistik tersebut dipimpin langsung oleh Dansatgas Gulcan Korem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budianto. Bantuan disalurkan melalui udara mengingat kondisi medan yang sulit serta kerusakan infrastruktur pascabencana yang menyebabkan akses darat belum dapat dilalui.

“Penyaluran bantuan logistik via udara ke Desa Sait Kalangan II kami lakukan karena hingga saat ini desa tersebut masih sulit dijangkau akibat kondisi medan dan infrastruktur yang rusak pascabencana,” ujar Danrem.

Disampaikan Danrem bahwa TNI bersama pemerintah akan terus hadir membantu masyarakat pascabencana alam. “TNI ingin memastikan seluruh masyarakat terdampak mendapatkan bantuan. Hari ini kami menyalurkan bantuan berupa bahan makanan, air bersih, serta kebutuhan pokok lainnya,” tambah Kolonel Iwan. 

Di lokasi pendistribusian, salah seorang warga mengungkapkan rasa terima kasih dan haru atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh TNI. Menurutnya, tanpa adanya dropping logistik melalui udara, warga harus berjalan kaki hingga enam jam menuju desa terdekat atau posko bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Terima kasih kepada bapak-bapak TNI. Kalau tidak ada dropping logistik ini, kami harus berjalan kaki selama enam jam untuk mendapatkan bantuan,” ungkap salah satu warga.

Sumberv Penrem 023/KS
×
Berita Terbaru Update