MedanEkspress | Taput - Harapan warga Desa Sitolu Bahal, Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara, untuk memiliki akses transportasi yang layak akhirnya menjadi kenyataan. Satgas Zidam I/Bukit Barisan bersama Batalyon Zeni Tempur (Zipur) 1/Dhira Dharma berhasil merampungkan pembangunan jembatan permanen di atas Sungai Mahassan pada Senin (19/1/2026).
Selama ini, derasnya arus Sungai Mahassan dan sulitnya medan seringkali menjadi penghalang bagi warga, terutama para petani, untuk mengangkut hasil bumi dari persawahan dan perladangan. Namun kini, hambatan tersebut sirna seiring dengan selesainya jembatan sepanjang 8 meter tersebut.
Pembangunan jembatan dengan konstruksi plat besi setinggi 3 meter dan lebar 3 meter ini dikerjakan secara teliti oleh personel Zipur I/DD yang bersinergi dengan Koramil 0210-25/Purbatua Jae. Tahapan demi tahapan dilakukan dengan matang, mulai dari pemasangan batu bronjong sebagai pondasi yang kokoh, pengecoran dudukan jembatan, hingga pemadatan badan jalan agar nyaman dilalui kendaraan.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), mengungkapkan bahwa proyek ini telah rampung 100 persen. Jembatan ini dirancang tidak hanya untuk pejalan kaki, tetapi juga sudah dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
"Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AD untuk hadir di tengah kesulitan rakyat. Kami berharap infrastruktur ini menjadi urat nadi baru yang menunjang mobilitas dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga Desa Sitolu Bahal," ujar Kolonel Asrul.
Kini, jembatan permanen tersebut telah berdiri gagah, menjadi simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus pembuka jalan bagi masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat Purbatua.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
