MedanEkspress | Sumedang – Kabut tipis masih menyelimuti perbukitan Jatinangor saat gelak tawa memecah kesunyian di Jatinangor National Golf & Resort, Minggu pagi (15/2/2026). Hari itu bukan sekadar kompetisi mengejar birdie atau eagle, melainkan momen "pulang kandang" bagi 56 pegolf yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni Tidar 1988 (IKAT’88) Golf Club.
Sejak pukul 06.00 WIB, suasana hangat sudah terasa di area registrasi. Para purnawirawan jenderal dan perwira tinggi yang dulunya terbiasa dengan seragam tegak, kini tampil santai dengan atribut golf. Tak ada sekat pangkat yang kaku; yang ada hanyalah candaan khas kawan lama yang dipertemukan kembali oleh hobi yang sama.
Tepat pukul 07.00 WIB, suara dentingan stik golf menandai dimulainya Tee Off. Di balik konsentrasi membidik lubang, terselip obrolan-obrolan ringan tentang masa purna bakti hingga tips menjaga kebugaran di usia senja.
Mayjen TNI (Purn) Abdullah Sani, yang mewakili jajaran host, terdiri dari Letjen TNI (Purn) Agus Suhardi (Ketua Harian IKAT'88), Mayjen TNI (Purn) Tri Martono, Brigjen TNI (Purn) Dadan Rusmana, Brigjen TNI (Purn) M. Firman, Kolonel Cba (Purn) Medy Triyadi, dan Mr. Deny Kombes, menyampaikan pesan menyentuh di sela kegiatan. "Ini adalah wadah kita. Kami ingin kawan-kawan yang belum bergabung, ayo ikut serta. Di sini kita tidak hanya mencari keringat, tapi mencari bahagia agar tetap sehat dan ceria bersama," ujarnya dengan senyum lebar.
Senada dengan itu, Ketua Umum IKAT’88, Letjen TNI Chandra W. Sukotjo, menegaskan bahwa golf hanyalah sarana. "Tujuan utamanya adalah meningkatkan tali silaturahmi. Lapangan hijau ini adalah saksi bahwa persaudaraan kita melampaui masa dinas," tuturnya.
Meski kebersamaan menjadi menu utama, semangat kompetisi tetap membara. Brigjen TNI (Purn) M. Rafi'i berhasil menyabet gelar Best Gross Overall (BGO), sementara Mayjen TNI (Purn) Tri Martono tampil impresif dengan meraih Best Nett Overall (BNO).
Di kategori Flight, nama-nama seperti Kolonel Cba (Purn) HA. Kholil (Nett 1/A), Mayjen TNI (Purn) Bambang Supardi (Nett 2/A), Brigjen (Purn) Abduras (Nett 1/B), Mr. Deni Kombes (Nett 2/B), Brigjen TNI (Purn) HA. Kholil (Nett 1/C), dan Mayjen TNI (Purn) Herman Jatmiko (Nett 2/C), juga turut menghiasi podium juara.
Saat matahari mulai meninggi, kegiatan ditutup dengan pembagian lucky draw, pengumiman pemenang dan makan siang penuh kekeluargaan. Bagi keluarga besar IKAT’88, setiap ayunan stik di Jatinangor hari itu adalah cara mereka merawat ingatan dan menjaga nyala persaudaraan agar tak padam dimakan waktu.
Sumber: Humas IKAT'88


























