MedanEkspress | Tapteng - Beberapa hari lalu, pemandangan di SDN 155680 Bonalumban hanyalah tumpukan lumpur pekat dan sisa material banjir yang menyapu ruang kelas. Namun, pada Kamis (5/2/2026), pemandangan pilu itu sirna. Di bawah komando Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan, sekolah yang sempat lumpuh itu kini berdiri tegak dengan wajah baru, siap menyambut kembali tawa para siswanya.
Misi ini bukan sekadar tugas pembersihan rutin. Para prajurit dari Yonif 122/TS, Yonarhanud 11/WBY, dan Yon TP 905/TS bekerja melampaui tugas pokok mereka. Dengan cangkul, sekop, hingga dukungan alat berat excavator mini, mereka berjibaku melawan sisa-sisa bencana yang mengubur fasilitas pendidikan di Kecamatan Tukka tersebut.
Setiap sudut sekolah disentuh dengan ketelitian. Dinding yang sebelumnya kusam terendam air, kini cerah kembali berkat cat baru. Plafon, pintu, hingga kursi dan meja tempat siswa merajut mimpi, tak luput dari perbaikan.
Progres yang mencapai 100 persen ini menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penyambung harapan yang sempat terputus oleh bencana.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menyampaikan bahwa pemulihan ini adalah prioritas utama demi masa depan anak-anak di Bonalumban.
"Kami tidak ingin pendidikan mereka terhenti lebih lama. Lumpur sudah kami bersihkan, dinding sudah kami warnai kembali. Harapan kami, saat siswa masuk sekolah nanti, mereka merasa aman, nyaman, dan kembali bersemangat mengejar cita-cita," tegas Kolonel Asrul.
Kini, bau tanah dan sisa banjir telah berganti dengan aroma cat yang segar. SDN 155680 Bonalumban telah pulih sepenuhnya, siap menjadi saksi bangkitnya semangat belajar anak-anak Tapanuli Tengah pascabencana.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
