MedanEkspress | Tapteng - Hampir genap satu bulan sejak bencana melanda wilayah Tapanuli Tengah (Tapteng), Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan tak kunjung mengendurkan langkah untuk memberikan bantuan kemanusiaan.
Menggunakan teknologi pengolahan air siap minum (mobil Reverse Osmosis/RO) dan mobil pemadam kebakaran (Damkar), prajurit TNI terus bergerak menyisir pemukiman warga dan fasilitas umum yang masih kesulitan mendapatkan pasokan air layak konsumsi.
Di tengah sisa-sisa material pascabencana, kehadiran mobil RO menjadi oase bagi masyarakat. Air yang dihasilkan tak hanya digunakan untuk keperluan mandi dan mencuci, namun juga dipastikan aman untuk dikonsumsi, termasuk untuk meringankan beban warga yang selama ini harus merogoh kocek lebih dalam demi membeli air galon di tengah masa sulit.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), mengungkapkan bahwa konsistensi ini adalah bentuk nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. "Kami memahami air bersih adalah urat nadi kehidupan, terutama pascabencana. Satgas Gulbencal Kodam I/BB akan terus berada di lapangan, mendukung pemenuhan kebutuhan warga baik di pemukiman maupun pengungsian hingga situasi benar-benar pulih," tegasnya melalui keterangan resmi dari Pendam I/Bukit Barisan, Sabtu (7/2/2026).
Respons positif pun mengalir dari masyarakat setempat. Bantuan ini dirasa sangat vital dalam menjaga kesehatan lingkungan pengungsian dan mempercepat pemulihan aktivitas harian warga. Hingga kini seluruh proses distribusi dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Operasi kemanusiaan ini dijadwalkan akan terus berlanjut secara berkesinambungan seiring dengan koordinasi intensif bersama BPBD Tapanuli Tengah untuk memetakan titik-titik krusial yang masih membutuhkan intervensi mendesak.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
