-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Memutus Isolasi, Merajut Asa: Jejak Kemanunggalan TNI di Jantung Angkola Sangkunur

| Maret 13, 2026 WIB | 0 Views

MedanEkspress | Tapsel – Di bawah terik matahari yang mulai menyengat Lapangan Sepak Bola Desa Sangkunur, Rabu (11/3/2026), sebuah perjalanan panjang selama 30 hari resmi berakhir. Namun, bagi warga Kecamatan Angkola Sangkunur, selesainya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan bukan sekadar seremoni penutupan, melainkan awal dari babak baru kehidupan mereka yang lebih layak.

Inspektur Kodam I/Bukit Barisan (Irdam I/BB), Brigadir Jenderal TNI Josafath M. Robert Duka, berdiri di podium memimpin upacara penutupan. Dalam amanat Pangdam I/BB yang dibacakannya, tersirat pesan mendalam mengenai tema "TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa." Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan manifestasi nyata dari keringat prajurit dan warga yang membaur dalam lumpur pembangunan.

Selama satu bulan penuh, personel Kodim 0212/Tapanuli Selatan telah mentransformasi wajah desa. Pembangunan fisik yang dilakukan—mulai dari jembatan yang menghubungkan urat nadi ekonomi hingga penyediaan bak air bersih—menjadi solusi atas keterisolasian yang selama ini menghimpit warga. 

Tidak hanya itu, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi bukti bahwa kehadiran negara melalui TNI menyentuh hingga ke dalam bilik-bilik rumah warga yang paling sederhana.
“TMMD adalah wujud sinergi. Kami hadir untuk membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan di wilayah yang sulit dijangkau, demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Brigjen TNI Josafath saat meninjau lokasi jembatan yang baru selesai dibangun.

Laporan mendalam di lapangan menunjukkan bahwa TMMD ke-127 tidak hanya mengejar target fisik. Di sudut lapangan, terlihat antrean warga yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis dan bazar murah. Perhatian khusus juga diberikan pada isu krusial bangsa: stunting. Pemberian bantuan gizi bagi anak-anak di Angkola Sangkunur menunjukkan bahwa TNI juga berperan aktif dalam menyiapkan generasi masa depan yang sehat.

Kegiatan non-fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan yang intens dilakukan selama program berlangsung, bertujuan untuk membentengi masyarakat dari ideologi radikal sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air.
Sinergi Tanpa Batas

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan partisipasi aktif masyarakat setempat. Kehadiran Bupati Tapsel bersama Danrem 023/KS serta jajaran Dandim di lokasi upacara mempertegas bahwa pembangunan desa adalah tanggung jawab kolektif.

Kini, saat Satgas TMMD harus kembali ke kesatuan masing-masing, mereka meninggalkan lebih dari sekadar jembatan dan jalan. Mereka meninggalkan warisan berupa kemanunggalan yang kokoh—sebuah bukti bahwa ketika TNI dan rakyat bersatu, hambatan geografis dan ekonomi sedalam apa pun di pelosok Tapanuli Selatan dapat diatasi.

Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB 
×
Berita Terbaru Update