MedanEkspress | Nias Utara – Harapan warga Desa Lalaona’a, Kecamatan Alasa, untuk memiliki akses jalan yang layak akhirnya terbayar tuntas. Sabtu (7/3/2026), Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan resmi merampungkan pembangunan Jembatan Armco yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat setempat.
Pemandangan di lokasi kini jauh berbeda. Jika sebelumnya warga harus was-was melintasi jembatan yang hanya berbahan dasar kayu, kini sebuah konstruksi baja Armco yang tangguh telah berdiri kokoh. Jembatan ini tidak hanya menjadi penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga simbol kembalinya denyut ekonomi desa yang sempat terhambat.
Proses pembangunan dilakukan secara bahu-membahu dan penuh kecermatan antara personel Kodim 0213/Nias dan Yon TP 903. Mulai dari peletakan batu pertama sebagai penguat dasar, pemasangan dua unit struktur utama Armco, hingga detail terkecil seperti pengecatan pagar dan perapian badan jalan. Semuanya dikerjakan dengan semangat gotong royong.
Meski mengandalkan peralatan seperti cangkul, linggis, dan angkong, hasil pengerjaan menunjukkan kualitas profesional yang kini sudah bisa dinikmati 100 persen oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Infanteri Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han), menegaskan bahwa proyek ini adalah bukti nyata kehadiran TNI di tengah kesulitan rakyat.
"Kami berharap jembatan ini bukan sekadar jalur transportasi, tapi menjadi pemantik percepatan ekonomi bagi warga Desa Lalaona’a. Ini adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat yang tak terpisahkan," ujarnya.
Kini, suara mesin kendaraan yang melintas di atas jembatan menjadi irama baru bagi keseharian warga. Dengan tuntasnya pembangunan ini, akses yang dulu terbatas kini terbuka lebar, membawa harapan baru bagi kemajuan Nias Utara di masa depan.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
