MedanEkspress | Tapanuli Tengah – TNI Angkatan Darat melalui Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas Gulbencal) Korem 023/Kawal Samudera berhasil merampungkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Mudik, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Minggu (15/3/2026).
Pembangunan dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI AD terhadap masyarakat dalam memastikan kelancaran akses transportasi sehari-hari, setelah jembatan sebelumnya hancur akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut.
Komandan Korem 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso mengatakan, Jembatan Perintis Garuda memiliki panjang 90 meter dengan lebar 1,20 meter. Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat kembali membuka akses transportasi masyarakat sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, serta sosial warga Desa Mudik dan daerah sekitarnya dapat berjalan dengan lancar.
“Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD melalui Korem 023/KS untuk selalu hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah, terutama dalam pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana,” ujarnya.
Dengan rampungnya pembangunan jembatan tersebut, masyarakat kini dapat kembali memanfaatkan jalur penghubung antarwilayah dengan aman dan nyaman. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda juga diharapkan mampu meningkatkan konektivitas serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Di tempat yang sama, salah seorang warga Desa Mudik menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah, khususnya kepada Presiden Republik Indonesia, atas pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat desa tersebut.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kasad yang telah mengerahkan TNI AD untuk membangun jembatan ini siang dan malam, sehingga pembangunannya dapat selesai dengan cepat dan sekarang sudah bisa kami gunakan kembali,” ungkapnya.
Sumber: Penrem 023/KS
