-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Urat Nadi Laut Tador Kembali Berdenyut Setelah Dibedah Siang-Malam oleh Kodim 0208/AS

| Maret 01, 2026 WIB | 0 Views

MedanEkspress | Batu Bara - Dinginnya angin malam dan terik matahari di Desa Kandangan menjadi saksi bisu perjuangan personel TNI bersama warga. Setelah sekian lama kondisi Jembatan Perintis memprihatinkan akibat dimakan usia, kini infrastruktur vital tersebut telah berdiri kokoh. Kodim 0208/Asahan resmi merampungkan seluruh proses rehabilitasi jembatan pada Jumat (27/2/2026).

Jembatan sepanjang 67 meter dengan lebar 1,6 meter ini bukan sekadar konstruksi fisik bagi warga Kecamatan Laut Tador dan Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara. Ia adalah urat nadi perekonomian. Selama ini, rusaknya jembatan tersebut membuat distribusi hasil tani tersendat dan mobilitas harian warga menjadi bertaruh nyawa.

Menyadari urgensi tersebut, personel Babinsa Koramil 02/AP jajaran Kodim 0208/Asahan tidak bekerja dengan ritme biasa. Proses pengerjaan dilakukan secara maraton—siang dan malam—guna memastikan akses warga pulih secepat mungkin.

"Pengerjaan dikebut siang dan malam karena kami memahami betul betapa pentingnya jembatan ini bagi aktivitas harian masyarakat. Kami melakukan penggantian serta pengelasan gelagar, plat lantai, hingga pembaruan pembatas jembatan agar benar-benar aman dilalui," ucap Dandim 0208/AS, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P.

Kolaborasi harmonis antara TNI dan masyarakat Desa Kandangan menjadi kunci suksesnya proyek ini. Tahap demi tahap, mulai dari penguatan konstruksi hingga pengecatan akhir (finishing), dilakukan dengan teliti. Kini, jembatan yang menghubungkan Desa Kandangan dengan Desa Sei Suka Deras tersebut telah mencapai progres 100 persen dan sudah dapat difungsikan secara normal.

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menegaskan bahwa aksi cepat ini adalah wujud nyata komitmen TNI dalam merespons kesulitan rakyat. "Hadirnya TNI harus dirasakan manfaatnya secara langsung. Perbaikan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya kami mendukung percepatan pembangunan di daerah," tegasnya.

Kini, deru kendaraan warga yang membawa hasil bumi kembali terdengar melintasi Jembatan Perintis. Selesainya "bedah" jembatan ini diharapkan mampu memulihkan ritme kehidupan masyarakat, membuat distribusi kebutuhan pokok kembali lancar, dan menghidupkan kembali denyut ekonomi di jantung Laut Tador.

Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB 

×
Berita Terbaru Update