MedanEkspress | Tapteng - Senyum bahagia kini terpancar dari wajah warga Kelurahan Padang Masiang dan Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Barus, setelah Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan resmi merampungkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda pada Senin (16/3/2026).
Jembatan gantung sepanjang 100 meter ini bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan "hadiah" nyata dari TNI untuk mempermudah aksesibilitas masyarakat yang selama ini terhambat. Pengerjaan yang dilakukan secara bertahap oleh personel gabungan Koramil 01/Barus, Yon TP 905/TS, dan Yonif 125/SMB ini kini telah siap seratus persen untuk dilintasi.
Kapendam I/BB, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, S.E., M.Tr.(Han)., menegaskan bahwa proyek ini adalah implementasi dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. "Pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian kami dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Kami ingin memastikan akses penghubung antar-kelurahan di Kecamatan Barus ini lancar, sehingga mobilitas warga tidak lagi terhambat," ungkap Kolonel Asrul.
Dalam tahap akhir pengerjaannya, para prajurit memastikan aspek keamanan menjadi prioritas utama. Pemasangan pagar pengaman, papan lantai yang kokoh, hingga pengecatan dilakukan dengan teliti menggunakan peralatan pertukangan kayu seperti chainsaw, gerinda, hingga pahat.
Kehadiran Jembatan Perintis Garuda dengan lebar 1,2 meter ini diharapkan menjadi urat nadi baru yang mampu mendongkrak denyut ekonomi dan mempererat silaturahmi antarwarga di wilayah pesisir Tapanuli Tengah tersebut.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
