MedanEkspress | Serdang Bedagai – Wajah infrastruktur di pelosok Desa Korajim, Kecamatan Dolok Merawan, kini tengah bersalin rupa. Melalui tangan dingin personel TNI dari Kodim 0204/Deli Serdang, dua proyek jembatan Armco yang sedang dikebut pengerjaannya dijanjikan akan menjadi "game changer" bagi mobilitas dan ekonomi petani setempat.
Hingga Selasa (14/4/2026), derap pembangunan di dua titik strategis, yakni Dusun 1 dan Dusun 4, terus menunjukkan progres positif. Cuaca cerah yang menyelimuti wilayah Serdang Bedagai seolah merestui percepatan proyek yang menjadi tumpuan ratusan kepala keluarga ini.
Di Dusun 1, jembatan Armco dengan bentang panjang 11 meter dan lebar 4 meter kini sudah memasuki tahap krusial. Sebanyak 10 personel TNI bersama warga dan perangkat desa fokus melakukan pengecoran selop jembatan. Struktur ini menjadi kunci daya tahan jembatan dalam menopang arus distribusi hasil tani yang selama ini terkendala akses.
Bagi 250 KK di wilayah ini, jembatan bukan sekadar beton dan besi. Ia adalah jalur pendekat menuju pusat layanan publik—mulai dari Kantor Desa, sekolah, hingga Puskesmas Pembantu—serta akses utama pengiriman komoditas tani menuju jalur lintas Sibulan dan pusat kota. Dengan progres yang sudah menyentuh angka 68 persen, optimisme warga kian membubung tinggi.
Tak jauh dari lokasi pertama, geliat pembangunan juga terlihat di Dusun 4. Meski volumenya lebih ramping—panjang 7,30 meter dan lebar 3,50 meter—perannya tidak kalah vital bagi 60 KK di sana. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada pemasangan dan pengecoran batu belah (padas) sebagai pengikat struktur jembatan.
Walau progres fisik baru berada di angka 15 persen, sinergi antara 10 prajurit TNI dan masyarakat lokal menjadi mesin penggerak utama. Kehadiran jembatan ini nantinya akan menghubungkan Dusun 4 ke Dusun 5, memangkas waktu tempuh yang selama ini menjadi hambatan klasik bagi para petani saat musim panen tiba.
Dandim 0204/DS, Letkol Arh Agung Pujiantoro memastikan bahwa seluruh pengerjaan dilakukan dengan standar kualitas yang terjaga. Namun, di balik angka-angka progres tersebut, nilai gotong royonglah yang menjadi ruh utama. Keterlibatan aktif perangkat desa dan warga dalam setiap tahapan pengecoran membuktikan bahwa pembangunan ini adalah milik bersama.
Hingga sore hari, situasi di lokasi pengerjaan dilaporkan aman dan terkendali. Tanpa adanya kendala menonjol, Kodim 0204/DS optimis transformasi infrastruktur di Desa Korajim ini akan selesai tepat waktu, dan membawa wajah baru bagi kesejahteraan petani di Dolok Merawan.
Sumber: Kodim 0204/DS
Editor: Zoel AB
