MedanEkspress | Serdang Bedagai – Di balik rimbunnya perkebunan dan aliran sungai di Desa Korajim, Kecamatan Dolok Merawan, sebuah perubahan besar sedang dirajut. Minggu (12/4/2026), di tengah cuaca cerah yang menyengat, belasan pria berseragam loreng bahu-membahu dengan warga sipil. Kaki mereka terbenam dalam lumpur, namun semangatnya tetap kokoh: membangun Jembatan Armco yang telah lama dinanti.
Proyek infrastruktur garapan Kodim 0204/Deli Serdang ini bukan sekadar urusan semen dan baja. Bagi warga Dusun 4, jembatan dengan panjang 7,30 meter dan lebar 4 meter ini adalah "nadi" baru yang akan menyambungkan mereka dengan peradaban yang lebih cepat—pusat desa, sekolah, hingga fasilitas kesehatan.
Hingga akhir pekan ini, progres fisik telah menyentuh angka 5 persen. Sebuah ekskavator tampak terus menderu, memperdalam lubang dudukan struktur Armco. Di sisi lain, personel TNI bersama warga melakukan pekerjaan teknis yang krusial: mengalihkan aliran air sungai agar proses pengecoran dan pemasangan rangka tidak terganggu.
"Ini adalah tahap awal yang menentukan. Kami harus memastikan dudukan jembatan benar-benar stabil sebelum struktur Armco dipasang," jelas Dandim 0204/DS, Letkol Arh Agung Pujiantoro.
Selama ini, distribusi hasil tani menjadi tantangan tersendiri bagi 60 KK di wilayah tersebut. Jalur yang ada seringkali sulit dilalui, terutama saat musim penghujan. Dengan adanya jembatan ini, akses menuju jalan lintas Sibulan dan pusat kecamatan akan terpangkas signifikan.
Bagi petani setempat, jembatan ini berarti efisiensi. Hasil bumi kini bisa didistribusikan lebih cepat ke pasar atau pusat kota, yang secara otomatis diharapkan mampu mendongkrak taraf ekonomi warga Desa Korajim.
Pemandangan di lapangan menjadi bukti nyata istilah 'Manunggal'. Sebanyak 10 personel TNI, 3 perangkat desa, dan 8 warga bekerja dalam satu ritme yang sama. Tidak ada sekat antara aparat dan rakyat; semua bergerak demi satu tujuan: tuntasnya akses publik.
Hingga sore hari, situasi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali tanpa kendala menonjol. Cuaca cerah sepanjang hari menjadi mitra terbaik bagi tim untuk mengejar target pembangunan. Jembatan Armco ini nantinya akan menjadi saksi bisu, bahwa dari kerja keras di tengah lumpur Korajim, kesejahteraan masyarakat mulai dibangun.
Sumber: Kodim 0204/DS
Editor: Zoel AB
