-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Inovasi Hijau di Bengrah Paldam I/BB, Pangdam Apresiasi Mesin Penyulap Plastik Menjadi BBM

| Mei 27, 2026 WIB | 0 Views

MedanEkspress | Medan - Langkah kaki Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, terhenti di depan sebuah instalasi mesin di Bengkel Peralatan Daerah (Bengrah) Paldam I/BB, Jalan Gaperta, Medan, Selasa (26/5). Di hadapannya, tumpukan sampah plastik yang kerap menjadi momok lingkungan sedang bersiap masuk ke dalam ruang hampa udara. Bukan untuk dibakar menjadi polusi, melainkan disublimasikan menjadi energi baru.

Kunjungan kerja sang jenderal bintang dua kali ini bukan sekadar inspeksi baris-berbaris konvensional. Di balik pagar markas peralatan ini, Kodam I/BB sedang menunjukkan sebuah lompatan teknologi penanganan polusi: alat destilator dan insinerator konversi sampah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Di tengah peliknya masalah sampah plastik di wilayah perkotaan seperti Medan, inovasi yang dikomandoi oleh Kapaldam I/BB Kolonel Cpl Haris Waskito ini hadir sebagai oase. Mesin konversi yang mereka kembangkan bekerja memutus rantai polimer plastik melalui proses pemanasan tinggi tanpa oksigen (pirolisis), mengubahnya kembali ke bentuk asal minyak bumi.

Bukan sekadar eksperimen laboratorium, hasil bahan bakar yang keluar dari pipa penyulingan diklaim memiliki kualitas tinggi. Berdasarkan data hasil uji oktan teranyar, cairan bahan bakar alternatif yang dihasilkan menyerupai karakteristik Premium. Tingkat kadar kemurnian minyaknya bahkan menembus angka 98 persen.

Angka tersebut menjadi bukti bahwa inovasi ini siap pakai, baik untuk kendaraan dinas taktis maupun alat penunjang satuan yang sehari-hari bergerak mendukung operasional Kodam I/BB.

Peninjauan teknologi hijau ini berjalan linier dengan pengecekan kesiapan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan sarana pendukung. Pangdam dan rombongan pejabat Kodam I/BB, termasuk Asops Kasdam I/BB, turut memeriksa kelaikan garasi kendaraan dinas, armada mobil pemadam kebakaran, hingga unit servis berjalan yang menjadi urat nadi mobilitas pasukan.

Namun, bagi Mayjen TNI Hendy Antariksa, secanggih apa pun mesin destilator atau sekuat apa pun armada pemadam yang dimiliki, kekuatan utama tetap bertumpu pada manusia di belakangnya (the man behind the gun).

Dalam pengarahan tatap muka di depan Markas Paldam I/BB setelah jajar kehormatan, Pangdam menggarisbawahi bahwa profesionalisme teknis harus berjalan beriringan dengan kebersihan mental."Hindari pelanggaran yang merusak nama baik satuan. Jauhi narkoba, dan bijaklah dalam menggunakan media sosial," tegas Pangdam di hadapan seluruh prajurit dan PNS. 

Pesan ini menjadi pengingat keras bahwa reputasi institusi TNI di era digital dipertaruhkan oleh perilaku sehari-hari setiap personelnya.

Kunjungan yang ditutup dengan pemeriksaan gudang penyimpanan perlengkapan ini memberikan sinyal kuat mengenai arah masa depan Kodam I/BB. Paldam I/BB kini tidak hanya berfungsi sebagai bengkel perawatan senjata dan kendaraan, tetapi juga bertransformasi menjadi laboratorium solusi lingkungan yang adaptif.

Jika proyek destilator plastik ini terus dikembangkan dalam skala besar, markas militer di Sumatera Utara bukan tidak mungkin akan menjelma menjadi kawasan mandiri energi, sekaligus menjadi motor penggerak sirkular ekonomi yang bersih dari polusi plastik.

Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB 
×
Berita Terbaru Update