MedanEkspress | Tapsel - Harapan baru kini membentang di atas aliran sungai Kecamatan Muara Batang Toru. Jembatan Gantung Rambin Pulo Goya di Desa Bandar Hapinis, Kabupaten Tapanuli Selatan, akhirnya berdiri kokoh kembali setelah sempat lumpuh total akibat terjangan banjir bandang.
Proyek pemulihan infrastruktur vital sepanjang 150 meter ini resmi rampung pada Senin (25/5/2026), menandai kembalinya urat nadi transportasi dan ekonomi masyarakat setempat. Perbaikan jembatan ini bukan sekadar proyek konstruksi biasa, melainkan sebuah aksi tanggap darurat yang diinisiasi langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Program ini difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah terdampak bencana guna memastikan roda kehidupan masyarakat tidak terisolasi terlalu lama.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari kuatnya semangat gotong royong. Di bawah komando Kodim 0212/Tapanuli Selatan, proses pengerjaan di lapangan melibatkan kolaborasi lintas unsur. Personel Koramil 01/Batang Toru bahu-bahu dengan Satuan Denzibang, teknisi profesional, serta ratusan warga lokal yang bergantian menyumbangkan tenaga setiap harinya.
Proses rekonstruksi dilakukan secara menyeluruh dan terukur melalui beberapa tahapan krusial. Diawali dengan survei kelayakan lokasi, disusul pembangunan fondasi baru dan menara penyangga yang lebih kokoh untuk mengantisipasi risiko banjir di masa depan. Kemudian pemasangan kabel utama (main cable) dan komponen suspender. Fokus utama pekerjaan ditekankan pada penguatan kabel baja sebagai penahan beban paling krusial. Setelah itu, dilakukan pemasangan gelagar atau dek jembatan, dilanjutkan dengan proses uji kelayakan konstruksi (finishing), serta pengecatan.
Bagi masyarakat Tapanuli Selatan, Jembatan Rambin Pulo Goya adalah jalur logistik yang tidak tergantikan. Putusnya jembatan ini sempat memutus akses harian warga. Kini, dengan rampungnya perbaikan tersebut, konektivitas antarwilayah kembali normal.
Jembatan ini menjadi jalur penghubung alternatif dari Desa Bandar Hapinis (Muara Batang Toru) menuju Dusun Benteng dan Dusun Taman Sari di Desa Hapesong Baru (Batang Toru). Terbangunnya jembatan ini juga membuka kembali akses langsung menuju Desa Bandar Tarutung di Kecamatan Angkola Sangkunur, serta memulihkan akses petani menuju lahan perkebunan sawit dan karet milik masyarakat yang menjadi sumber mata pencaharian utama.
Rasa syukur mendalam mengalir dari para tokoh dan warga Desa Bandar Hapinis. Perwakilan masyarakat menyampaikan apresiasi tertinggi kepada Presiden RI Prabowo Subianto serta jajaran TNI atas respons cepat dan bantuan nyata yang diberikan. Keberadaan jembatan ini dinilai sangat vital dalam memangkas waktu tempuh dan biaya logistik hasil bumi mereka.
Sementara itu, Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Sandy, S.I.P, menegaskan bahwa percepatan ini adalah komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah kesulitan rakyat. Dengan beroperasinya kembali jembatan gantung ini, mobilitas harian masyarakat dipastikan kembali lancar dan stabilitas ekonomi di kawasan Muara Batang Toru serta sekitarnya dapat segera pulih total.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
