Dalam peninjauan tersebut, Wadan Pusterad memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Beberapa sasaran yang dikunjungi meliputi rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Joslan, Bapak Hilarius, Bapak Darlius, dan Bapak Tiberius di Desa Sioban, pembangunan sumur bor Santo Yosef Sipora Selatan, pembangunan sumur bor dan rehabilitasi SD Negeri 27 Sipora Selatan, pembangunan Jembatan Gantung Berioulou, Jembatan Gobik Desa Bosua, serta Jembatan Katiet.
Kehadiran Wadan Pusterad beserta rombongan menjadi bentuk perhatian pimpinan TNI AD terhadap pelaksanaan program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari penyediaan hunian yang layak, akses air bersih, sarana pendidikan, hingga infrastruktur penghubung antarwilayah.
Dalam setiap lokasi yang dikunjungi, Mayjen TNI Agus Prangarso berdialog dengan masyarakat dan personel Satgas guna melihat secara langsung perkembangan pekerjaan serta mendengar aspirasi warga. Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di Mentawai diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah kepulauan tersebut.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Brigjen TNI Mukhlis, Brigjen TNI Farouk Pakar, Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva, Kasiter Korem Letkol Kav Dico, serta Danden Bekangdam Letkol Rozi.
Melalui peninjauan ini, TNI AD menegaskan bahwa Karya Bakti bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke wilayah terluar Indonesia.
Sumber: Kodim 0319/Mtw
