-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pangdam I/BB Kawal Langsung Kebangkitan Pencak Silat Militer Sumatra Utara

| Juni 11, 2026 WIB | 0 Views

MedanEkspress | Medan – Lapangan Hijau Makodam I/Bukit Barisan menjadi saksi langkah awal kebangkitan seni bela diri asli bangsa. Pada Kamis pagi, 11 Juni 2026, Pengurus Provinsi Pencak Silat Militer (Pengprov PSM) Sumatra Utara Wilayah Kodam I/BB resmi dikukuhkan. Acara ini menandai babak baru dalam pembinaan atlet silat militer yang tangguh dan berprestasi.

Pangdam I/BB, Mayjen TNI Hendy Antariksa, hadir dan mengawal langsung jalannya acara penting ini. Kehadirannya tidak semata sebagai pembina PSM Kodam I/BB, tetapi juga sebagai bentuk penegasan dukungan penuh TNI dalam menjaga warisan budaya sekaligus mencetak prajurit dan atlet yang disegani. Acara ini juga disaksikan oleh para pejabat utama Kodam I/BB serta para ketua perguruan pencak silat daerah.

Dalam pengukuhan ini, Kepala Jasmani Kodam (Kajasdam) I/BB, Kolonel Inf C. Batara Pangaribuan, S.E., resmi dilantik sebagai Ketua Pengprov PSM Sumut Wilayah Kodam I/BB. Tugas besar kini berada di pundak sang Kolonel untuk menggerakkan roda organisasi yang sangat luas.

Demi menjangkau bakat-bakat terbaik di seluruh pelosok Sumatra Utara, struktur baru ini langsung diperkuat oleh 33 Pengurus Cabang yang tersebar di 8 kota dan 25 kabupaten, serta 44 Pengurus Ranting di tingkat yang lebih lokal. Lewat jaringan yang menyentuh tingkat kabupaten hingga ranting ini, PSM Sumut berkomitmen melakukan pembinaan yang merata dan tidak hanya berpusat di kota besar.

Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PSM, Brigjen TNI Andri Amijaya Kusumah, S.Sos., M.H., M.Han., memberikan pesan yang mendalam melalui amanat tertulisnya. Pesan tersebut dibacakan oleh Sekjen PP PSM, Kolonel Inf Mochamad Arief Gumelar, S.I.P., M.M.

Brigjen TNI Andri menekankan bahwa kepengurusan baru ini harus memberikan dampak positif yang nyata untuk prestasi atlet. Target utamanya tidak main-main."Kita ingin pencak silat dapat semakin mendunia dan berjaya. Namun yang paling penting, pencak silat harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri," tegasnya dalam amanat tersebut.

Pesan heroik ini menjadi pengingat bahwa seni bela diri ini harus tetap menjadi kebanggaan utama di tanah airnya sendiri sebelum melangkah ke panggung internasional.

Pengukuhan ini bukan sekadar acara seremonial semata. Pengprov PSM Sumut di bawah kawalan Kodam I/BB langsung dihadapkan pada dua tantangan besar pada paruh kedua tahun 2026, yakni Lomba PSM Virtual Antarsatuan TNI AD ke-2. Ajang ini akan digelar sekitar bulan September atau Oktober 2026. Kompetisi ini menggunakan teknologi virtual untuk menguji kemampuan bela diri terbaik antarsatuan di jajaran TNI Angkatan Darat.

Kemudian, kejuaraan PSM dan Umum Piala KASAD ke-3. Ini adalah target paling bergengsi yang akan diadakan di Jawa Barat pada akhir tahun 2026. Turnamen berskala nasional ini akan menjadi pembuktian pertama bagi kualitas pembinaan atlet dari Sumatra Utara. Melalui persiapan matang sejak dini, para atlet diharapkan mampu mengukir prestasi emas demi mengangkat derajat dan martabat bangsa.

Acara yang berlangsung khidmat ini berubah riuh dan penuh semangat saat seremoni pengukuhan selesai. Demonstrasi memukau dari berbagai perguruan pencak silat tampil dengan penuh energik. Para hadirin dibuat kagum oleh aksi berani dari kader-kader pelatih PSM Pengprov Sumut. Mereka menampilkan atraksi pematahan benda-benda keras menggunakan teknik tingkat tinggi. Pertunjukan ini menjadi bukti nyata dari hasil latihan keras, disiplin tinggi, dan ketangguhan fisik yang menjadi ciri khas Pencak Silat Militer Sumatra Utara.

Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB 
×
Berita Terbaru Update