MedanEkspress | Dolok Masihul – Langkah taktis dan respons cepat ditunjukkan oleh jajaran Kodim 0204/Deli Serdang melalui Babinsa Koramil 0204-16/Dolok Masihul, Serka Andamai Triono.
Bersama Pemerintah Desa Blok 10 dan pihak Kecamatan Dolok Masihul, aparat terdepan TNI AD ini langsung mengambil alih penanganan darurat pasca-bencana angin puting beliung yang menerjang Dusun V, Desa Blok 10, Kabupaten Sergai, Kamis (04/06/2026) malam.
Sinergi lintas instansi ini menjadi kunci utama dalam meredam kepanikan warga di tengah situasi krisis. Begitu badai mereda, Serka Andamai Triono bersama Pj. Kepala Desa Blok 10 dan Kepala Dusun V langsung membelah kegelapan malam untuk menyisir lokasi kejadian. Prioritas utama meraka adalah memastikan keselamatan jiwa seluruh warga terdampak.
Berkat kesigapan tim gabungan ini, proses lokalisir wilayah dan pendataan kerusakan dapat diselesaikan dalam waktu singkat, sekaligus memastikan situasi di lapangan tetap kondusif dan terkendali.
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah puing reruntuhan memberikan rasa aman bagi 14 kepala keluarga yang rumahnya rusak dihantam angin. Beberapa aksi kedaruratan yang langsung dipimpin oleh Babinsa di lapangan meliputi evakuasi jalur transportasi dengan membersihkan pohon tumbang yang menimpa rumah Suparti (52) guna menghindari kerusakan lebih lanjut.
Kemudian, melokalisir area dinding bambu (gedek) milik Sawaludin (45) dan tembok kamar Warsito (45) yang runtuh agar tidak membahayakan penghuni, serta menyisir 14 rumah warga, mulai dari warung milik Asma (45) yang rusak parah hingga atap seng bangunan warga lainnya yang terbang disapu angin.
Kerugian materil akibat bencana ini ditaksir mencapai Rp50 juta. Namun, manajemen krisis yang baik antara Babinsa dan instansi lokal berhasil memastikan nihilnya korban jiwa (zero casualty). Penanganan dampak bencana saat ini sudah sepenuhnya diintegrasikan dengan pihak Kecamatan Dolok Masihul untuk pemulihan pasca-bencana yang lebih cepat.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban komando, Serka Andamai Triono melakukan validasi data kerusakan 14 rumah warga secara riil guna dilaporkan kepada Dandim 0204/DS sebagai bahan penentu kebijakan satuan atas. Berikutnya, menyerahkan data korban kepada BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Sergai untuk percepatan droping bantuan logistik serta material bangunan.
Tak kalah penting, Babinsa bersama perangkat desa setempat juga terus berjaga di posko darurat, mengawal gotong-royong warga untuk memperbaiki sisa-sisa bangunan, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir mengayomi rakyat di saat tersulit.
Sumber: Kodim 0204/DS
Editor: Zoel AB
