-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Petaka di Serbajadi: Babinsa Koramil Galang Respons Cepat Usai Angin Mencabik Atap Rumah Petani Saat Terlelap

| Juli 04, 2026 WIB | 0 Views

MedanEkspress | Deli Serdang - Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Deli Serdang pada Sabtu dini hari (4/7/2026) awalnya terdengar seperti ritme pengantar tidur biasa bagi para petani. Namun, tepat pukul 00.30 WIB, suasana berubah menjadi horor yang mencekam. Suara rintik hujan mendadak tenggelam oleh gemuruh angin kencang yang datang merangsek, memilin, lalu mencabik-cabik langit-langit hunian warga di wilayah teritorial Koramil 0204-18/Galang.

Hanya dalam hitungan menit, kehangatan malam berubah menjadi kepanikan masal di bawah guyuran air langit. Di tengah kegelapan dan badai yang masih mengamuk, para Babinsa Koramil 0204-18/Galang sudah bergerak menembus pekatnya malam demi memastikan keselamatan warga binaan mereka.

Di Dusun 2, Desa Kuala Bali, Aidi (43) terbangun oleh getaran hebat di atas kepalanya. Belum sempat kesadarannya terkumpul utuh, suara derit besi beradu angin terdengar memekakkan telinga. Sebanyak 20 lembar atap seng rumahnya terlepas sekaligus, terbang terbawa angin seperti lembaran kertas tanpa daya. Rumahnya seketika terbuka, langsung menghadap langit yang sedang murka. Aidi mengalami kerugian hingga Rp5 juta dalam semalam.

Tidak jauh dari sana, Wagirah, seorang nenek berusia 65 tahun, hanya bisa terpaku memeluk sisa takdirnya ketika dua lembar sengnya ikut terhempas angin. Teror bergeser cepat menuju Desa Kelapa Bajohom. Di Dusun 2 dan Dusun 3, tiga kepala keluarga harus rela menyaksikan pelindung utama kepala mereka raib. 

Dinas Purba (51) dan Joni (40) harus menelan pil pahit setelah atap rumah mereka terbang tak berbekas digulung pusaran angin, dengan kerugian materil masing-masing mencapai Rp4 juta. Sementara itu, Rinto (33) yang juga seorang petani, hanya bisa meratapi atap sengnya yang terbawa angin menjauh dari rumahnya.

Dampak paling memilukan terjadi di Desa Karang Tengah. Sebanyak 20 rumah warga, yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani, menjadi korban keganasan cuaca ekstrem ini. Dusun 1 dan Dusun 4 berubah menjadi saksi bisu hamparan puing atap yang berserakan.

Nama-nama seperti Sri Hartini (65), Melisa Tania (35), Nurhaida (63), Satria Bayu (52), hingga Solekan (65) berada dalam daftar panjang korban yang malam itu terpaksa terjaga, berselimut hawa dingin dan kecemasan. 

Meski secara ajaib tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, total kerugian material di ketiga desa ditaksir menembus angka Rp36 juta lebih. Sebuah pukulan telak bagi komunitas petani kecil di Serbajadi.

Sesaat setelah badai mereda, fajar belum lagi menyingsing, namun seragam hijau loreng TNI sudah terlihat di antara puing-puing seng yang berserakan. Personel Babinsa Koramil 0204-18/Galang langsung mengambil tindakan taktis di lapangan. 

Dipimpin langsung oleh komando teritorial setempat, para Babinsa bergerak cepat melakukan mitigasi darurat. Mereka berjalan kaki dari rumah ke rumah di tiga desa terdampak untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak di bawah reruntuhan atap.

Mereka juga menginventarisir seluruh kerugian material warga guna mempercepat proses pelaporan dan pengajuan bantuan. Di sisi lain, para Babinsa juga secara instan menghubungi pihak Kepala Desa, Camat Serbajadi, hingga BPBD Kabupaten Serdang Bedagai agar bantuan logistik darurat bisa segera diturunkan ke lokasi.

"Rumah warga yang rusak mayoritas pada bagian atap seng, namun secara struktur bangunan masih aman dan layak ditempati sementara waktu," ujar Danramil 0204-18/Galang, Kapten Inf Aris di lokasi evakuasi.

Sambil menunggu bantuan material formal mendarat, para Babinsa bersama warga bergotong-royong memasang terpal darurat dan memunguti sisa-sisa seng yang masih bisa diselamatkan. Kehadiran TNI di tengah badai ini menjadi tameng psikologis bagi warga Serbajadi, membuktikan bahwa saat alam sedang tidak bersahabat, pundak negara melalui Babinsa selalu siap menopang mereka.

Sumber: Kodim 0204/DS
Editor: Zoel AB 
×
Berita Terbaru Update