MedanEkspress | Taput - Jembatan Armco di atas Sungai Aek Namora Bayo, Kecamatan Simangumban, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) ditargetkan segera beroperasi dalam waktu dekat setelah progres pembangunan fisik kini telah menyentuh angka 87 persen. Infrastruktur sepanjang 8 meter ini dibangun kembali untuk menggantikan jembatan lama yang hancur total akibat diterjang banjir bandang.
Pada Sabtu (4/7/2026), personel Satgas Bakti TNI terus mempercepat fase akhir pembangunan, termasuk penyelesaian pengecoran dinding penahan di kedua sisi tepi jembatan. Jembatan ini memegang peran krusial sebagai urat nadi transportasi yang menghubungkan Desa Pardomuan I dengan sejumlah desa tetangga serta Dusun Namora Bayo.
Kerusakan jembatan sebelumnya sempat melumpuhkan total mobilitas warga setempat. Aktivitas ekonomi tersendat dan anak-anak sekolah terpaksa mencari rute alternatif yang lebih jauh dan berbahaya. Percepatan proyek ini diharapkan dapat segera mengakhiri isolasi wilayah tersebut, memulihkan konektivitas, dan membangkitkan kembali perekonomian masyarakat.
Proyek infrastruktur ini dikerjakan secara gotong royong oleh personel Koramil 25/Pahae Jae Kodim 0210/Tapanuli Utara, Yonif TP 906/SLG, personel Dezibang, bersama masyarakat setempat dan operator alat berat. Sinergi ini merupakan bagian dari Program Bakti TNI untuk Rakyat yang diprakarsai langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Kapendam I/BB Kolonel Inf. Sandy, S.I.P., menyatakan bahwa proyek ini adalah bukti nyata komitmen TNI dalam menjalankan arahan Presiden untuk meratakan pembangunan hingga ke pelosok daerah. "TNI memastikan pembangunan akan terus dikawal ketat agar jembatan dapat segera difungsikan dengan aman, layak, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat," kata Kolonel Inf Sandy.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
