-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Taruhan Nyawa Seberangi Sungai Selesai, TNI Kebut Jembatan Modular 30 Meter di Gunungsitoli

| Juli 01, 2026 WIB | 0 Views

MedanEkspress | Nias - Penderitaan panjang warga Dusun I, Desa Lolomoyo Tuhemberua, Kecamatan Gunungsitoli Barat, Kota Gunungsitoli, Kepulauan Nias, yang selama ini harus bertaruh nyawa menyeberangi sungai tanpa jembatan, akan segera berakhir. TNI AD telah memulai pembangunan jembatan modular sepanjang 30 meter di wilayah tersebut sejak Senin (29/6/2026).

Pembangunan infrastruktur strategis yang menjadi bagian dari program Bakti TNI untuk Rakyat ini diinisiasi guna mendukung penuh program pembangunan daerah dari Presiden Prabowo Subianto.

Sebelumnya, ketiadaan akses penyeberangan yang layak kerap menyulitkan aktivitas harian warga. Kondisi paling memprihatinkan dialami oleh anak-anak sekolah yang terpaksa menerjang arus sungai demi menuntut ilmu. Saat debit air sungai meningkat dan meluap, akses otomatis terputus total karena risiko keselamatan yang sangat tinggi bagi warga.

"Pembangunan ini tidak sekadar menghadirkan sebuah jembatan, tetapi juga membuka harapan baru bagi masyarakat," ujar Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., Rabu (1/7/2026).

"Melalui program infrastruktur yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, TNI ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih aman, terutama bagi anak-anak menuju sekolah, sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi dan social," tambah Kolonel Inf Sandy.

Jembatan modular ini nantinya akan menjadi urat nadi baru yang menghubungkan Desa Lolomoyo Tuhemberua dengan Desa Lolowonu Niko'otano melalui ruas jalan strategis antardesa.

Pada fase awal pelaksanaan, personel di lapangan fokus melakukan perapian lokasi serta pembentukan badan jalan di sekitar titik tumpu jembatan (abutmen) menggunakan alat berat excavator. Hingga saat ini, progres pembangunan dilaporkan telah mencapai 3,9 persen.

Proyek ini dikerjakan secara terpadu dengan melibatkan sinergi personel dari Yon TP 903/Baluseda, Yon TP 905/TS, Yonzipur 1/DD, Babinsa Koramil 01/Gunungsitoli Kodim 0213/Nias, dan masyarakat setempat secara gotong royong.

Untuk mempercepat target penyelesaian agar jembatan bisa segera digunakan, petugas di lapangan memaksimalkan dukungan alat berat serta peralatan logistik seperti mesin molen dan alat pertukangan lainnya.

Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
×
Berita Terbaru Update