-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Aksi Heroik Babinsa Sosa Terobos Kobaran Api Demi Selamatkan Padang Lawas dari Petaka Karhutla

| Agustus 23, 2026 WIB | 0 Views

MedanEkspress | Palas – Malam itu, Sabtu (22/8/2026), langit di atas Desa Ujung Batu V, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Padang Lawas (Palas), mendadak berubah menjadi merah saga yang mengerikan. Di bawahnya, sebuah petaka sedang mengintai. Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) hebat berkecamuk di kawasan hutan Observasi dan lahan PT. Sumatera Riang Lestari (SRL). 

Di tengah kepungan asap beracun dan suhu panas yang membakar kulit, tampak sekelompok pria berseragam loreng bergerak cepat, mempertaruhkan nyawa mereka demi satu misi: menghentikan monster api sebelum melumat habis pemukiman warga.Mereka adalah pasukan komando taktis dari Babinsa Koramil 0212-09/Sosa, Kodim 0212/Tapanuli Selatan, yang dipimpin langsung oleh sosok prajurit senior, Peltu Irfan Lubis.

Bencana ini tidak datang dari alam, melainkan dari secercah kelalaian manusia yang fatal. Seorang oknum warga nekat melakukan pembakaran terbuka di areal perkebunan masyarakat. Di bawah cengkeraman musim kemarau ekstrem, vegetasi yang mengering bak bensin siap bakar langsung menyambar area sekitarnya. Hanya dalam sekejap, api melompati batas lahan, merangsek masuk ke hutan konservasi, dan menciptakan mimpi buruk seluas dua hektare.

Ketika alarm bahaya Karhutla berbunyi sekitar pukul 18.30 WIB, Peltu Irfan Lubis tidak membuang waktu satu detik pun. Mengomandoi sepuluh personel Babinsa terbaiknya, mereka langsung bergerak membelah kegelapan menuju titik merah terdalam. "Setibanya di lokasi, situasinya sudah sangat kritis. Angin kencang membuat api menari-nari dan terus merembet ke arah pemukiman. Jika kami terlambat mengambil keputusan, dampaknya akan sangat fatal bagi warga desa," ungkap Peltu Irfan Lubis menggambarkan kegentingan situasi.

Bukan sekadar bermodal nekat, Babinsa Koramil 0212-09/Sosa langsung menunjukkan kelasnya sebagai aparat yang responsif dan taktis. Di tengah kepulan asap tebal yang membatasi jarak pandang, Peltu Irfan Lubis langsung membangun posko darurat dan menggalang sinergi kilat. Ia memobilisasi petugas pemadam kebakaran PT. SRL, menggerakkan pemerintah desa, dan membakar semangat masyarakat lokal untuk bersatu melawan api.

Dengan peralatan pemadam yang dikerahkan penuh oleh pihak perusahaan, Babinsa berada di garis depan. Mereka menerobos kobaran api, memotong jalur perambatan, dan melokalisasi titik-titik api yang terus membesar. Strategi pengepungan yang rapi ini menuntut ketahanan fisik luar biasa, mengingat medan yang dihadapi sangat berat dan dipenuhi tebing-tebing curam yang sulit dijangkau.

Dua jam berlalu penuh ketegangan. Berkat kesigapan, heroisme, dan kepemimpinan taktis dari jajaran Babinsa, tepat pada pukul 20.30 WIB amukan api berhasil dijinakkan sepenuhnya. Sebuah mukjizat di tengah malam: tidak ada korban jiwa, dan benteng hijau perkebunan berhasil diselamatkan dari kerugian material yang masif.

Meski pertempuran besar telah usai, tugas belum selesai bagi para prajurit sejati ini. Hingga lewat tengah malam, saat warga desa mulai bisa tidur dengan tenang, Peltu Irfan Lubis bersama timnya dan masyarakat menolak untuk beranjak dari lokasi.Mereka tetap bersiaga di tengah kegelapan, melakukan mopping up atau pendinginan. Pasalnya, di bawah tanah yang kering, sisa-sisa bara api tersembunyi masih mengintai. Satu embusan angin kencang bisa kembali memicu ledakan api baru. 

Medan yang berat tidak menyurutkan langkah mereka untuk terus memantau setiap jengkal tanah yang berasap.Aksi cepat dan heroisme Babinsa Sosa dalam peristiwa ini adalah bukti nyata bahwa TNI selalu hadir sebagai pelindung utama masyarakat di saat krisis. Namun, kisah heroik ini sekaligus menjadi peringatan keras: sinergi sedahsyat apa pun tidak akan berarti jika kesadaran masyarakat untuk tidak membakar lahan secara liar masih minim. Jangan biarkan kecerobohan satu orang kembali mempertaruhkan nyawa seluruh desa.

Sumber: Kodim 0212/Tapsel
Editor: Zoel AB
×
Berita Terbaru Update