MedanEkspress | Berastagi – Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPW APPSI) Sumatera Utara berkomitmen penuh mengawal penanganan medis dan investigasi atas insiden keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi, Kabupaten Karo.
Hal ini ditegaskan lewat pendampingan intensif yang dipimpin langsung oleh jajaran pengurus inti DPW APPSI Sumut bersama DPD APPSI Karo saat mendampingi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, meninjau para korban di rumah sakit di Kabupaten Karo, Minggu (16/8/2026).
Kehadiran jajaran elite pedagang pasar ini menjadi bentuk sinergi nyata antara elemen rantai pasok bahan pangan daerah dan badan nasional demi memastikan ratusan pelajar yang terdampak mendapatkan penanganan medis terbaik secara cepat.
Di bawah komando Ketua DPW APPSI Sumut Ihwan Ritonga, S.E., M.M., jajaran pengurus strategis seperti Ketua Harian Budi Hartoyo, Sekretaris Yusuf Nasution, Wakil Ketua Muhammad Misbah, Wakil Ketua Suwarno, S.E., M.M., dan Wakil Bendahara Hari Novina dan Pengurus Wilayah lainnya, turun langsung ke lapangan. Mereka menyisir ruang perawatan di RS Efarina Etaham Berastagi dan RSU Amanda untuk memastikan seluruh dari 353 siswa yang bergejala mendapatkan perawatan intensif tanpa kendala biaya.
Ketua DPD APPSI Karo Irwan Sembiring bersama jajaran pengurus inti daerah lainnya bertindak sebagai pemandu taktis di lapangan. Mereka memfasilitasi koordinasi cepat antara BGN pusat dengan Pemerintah Kabupaten Karo, termasuk menyiagakan jalur logistik darurat di wilayah terdampak.
Jajaran pengurus APPSI Sumut dan Karo mendukung penuh keputusan berani Kepala BGN Sudaryono yang langsung mencopot Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Berastagi dan menyegel dapur umum operasional. Langkah ini dinilai penting sebagai shock therapy agar standar operasional prosedur (SOP) higienitas pangan dan kualitas bahan baku di Sumut tidak lagi disepelekan.
Dalam peninjauan tersebut, Kepala BGN Sudaryono menegaskan bahwa keselamatan anak-anak adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditoleransi. "Kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh orang tua siswa dan masyarakat Karo atas insiden ini. Kasus ini kami kategorikan sebagai kejadian fatal karena menyangkut nyawa anak-anak kita. Saya tidak ragu untuk mengambil tindakan tegas berupa pencopotan Kepala SPPG Berastagi dan penyegelan dapur operasional. Ke depan, sistem pengawasan, higienitas, dan pelabelan batas waktu konsumsi (ompreng) di setiap satuan pelayanan akan kami evaluasi total tanpa ampun," tegas Sudaryono saat memberikan keterangan di rumah sakit.
Senada dengan Kepala BGN, Ketua DPW APPSI Sumut Ihwan Ritonga, S.E., M.M., menyampaikan bahwa asosiasi pedagang pasar Sumut siap mengambil peran garda terdepan dalam memastikan keamanan pasokan bahan baku dari hulu ke hilir. "Kami dari DPW APPSI Sumut bersama DPD APPSI Karo hadir di sini untuk memastikan seluruh anak-anak kita ditangani dengan maksimal hingga sembuh total. Kejadian ini harus menjadi momentum evaluasi besar-besaran. Sebagai asosiasi yang menaungi pedagang pasar, kami mendukung penuh tindakan tegas Kepala BGN dan siap memperketat pengawasan serta standardisasi mutu bahan baku pangan yang keluar dari pasar tradisional menuju dapur-dapur program Makan Bergizi Gratis di seluruh wilayah Sumatra Utara," ujar Ihwan Ritonga.
Selain memantau aspek medis, kehadiran Ihwan Ritonga beserta jajaran pengurus juga difokuskan untuk menenangkan para orang tua murid. APPSI Sumut bersama BGN memastikan bahwa seluruh biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah dan penanganan hukum terhadap rantai pasok kuliner yang lalai akan dikawal hingga tuntas.
Melalui pendampingan ini, DPW APPSI Sumut, DPD APPSI Karo, dan BGN sepakat untuk memperketat pengawasan mutu pasokan bahan baku dari pasar tradisional serta operasional dapur-dapur program MBG di seluruh wilayah Sumatera Utara. Evaluasi total, mulai dari pelabelan jam masak hingga batas aman konsumsi makanan, akan menjadi prioritas utama agar tragedi serupa tidak pernah terulang kembali di masa depan.
Sumber: Humas APPSI Sumut
