MedanEkspress | Simalungun – Di bawah terik matahari Kabupaten Simalungun, deru alat pertukangan dan riuh tawa hangat warga berpadu dengan ketukan langkah para prajurit TNI. Di tepian aliran air Bah Boluk, suasana kebersamaan begitu terasa saat personel Kodim 0207/Simalungun berdiri sejajar bersama warga Huta Tomuan, mengulurkan tangan menyelesaikan satu demi satu tahap pembangunan Jembatan Beton Bah Boluk.
Jembatan yang memiliki panjang 25 meter dan lebar 3 meter ini bukan sekadar hamparan beton dan besi, melainkan tumpuan asa bagi warga Huta IV Tomuan, Nagori Bahal Batu, Kecamatan Huta Bayu Raja, agar dapat terhubung dengan Huta VI Boluk Jaya, Nagori Boluk, Kecamatan Bosar Maligas. Hingga Rabu (7/10/2026), semangat gotong royong tersebut telah mengantarkan progres fisik jembatan mencapai angka 41,10 persen.
Sejak pagi, kerja keras terus dipacu di lokasi konstruksi. Para prajurit dan warga fokus menyelesaikan fondasi serta struktur utama jembatan. Dengan telaten, mereka menggali lubang fondasi, mengerjakan wing jembatan, hingga merakit angkur dan rangka besi IWF.
Detik demi detik dilewati dengan merakit besi tapak fondasi hingga menuangkan adonan semen untuk pengecoran lantai serta keranjang fondasi. Pagar besi lama yang usang kini telah dibongkar, memberikan ruang bagi fondasi kokoh yang siap berdiri menantang zaman.
Bagi warga sekitar, kehadiran jembatan ini menjadi penjelmaan dari mimpi lama akan kemudahan akses mobilitas sehari-hari.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I.P., M.Han., mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur di kawasan seperti ini selalu dinantikan karena langsung menyentuh denyut nadi kehidupan masyarakat. Kehadiran fisik jembatan yang kokoh tidak hanya mencerminkan kemajuan teknik, tetapi juga memercikkan rasa bangga dan percaya diri warga bahwa daerah mereka mendapatkan perhatian yang nyata.
Pembangunan Jembatan Bah Boluk menjadi simbol kebersamaan yang merajut kembali keterikatan sosial antarwilayah. Di atas fondasi yang kian menguat itu, terbentang harapan baru untuk memperlancar arus transportasi, menggerakkan roda ekonomi lokal, serta mempererat tali persaudaraan antarwarga di Simalungun.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
