-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Menembus Keterisolasian: Jejak Juang Kodim 0212/TS Wujudkan Jembatan Beton Sampuran

| Oktober 09, 2026 WIB | 0 Views

MedanEkspress | Paluta - Di tanah Desa Sampuran, Kecamatan Padang Bolak, desis mesin, dentangan besi, dan derap gotong royong memecah kesunyian wilayah Padang Lawas Utara (Paluta). Di bawah terik matahari dan ancaman cuaca yang tak menentu, sekelompok prajurit Kodim 0212/Tapanuli Selatan bersama warga bahu-membahu menuntaskan pembangunan jembatan beton yang menjadi urat nadi kehidupan mereka.

Hingga Rabu (7/10/2026), aksi nyata yang digerakkan oleh Kodim 0212/TS tersebut resmi menembus progres 60,10 persen. Angka ini bukan sekadar statistik konstruksi, melainkan bukti jejak juang TNI dalam mewujudkan impian panjang warga yang merindukan akses transportasi aman dan layak.

Selama berminggu-minggu, personel Kodim 0212/TS memimpin aktivitas pengerjaan yang berlangsung masif dan terukur. Mulai dari pembersihan area, perakitan keranjang pondasi, pembuatan begisting (mal), hingga pelangsiran material berat ke titik-titik krusial.

Pekerjaan fisik kini memasuki fase krusial. Mulai dari pengecoran pondasi serta pembuatan mal terus dipacu untuk memastikan ketahanan beban maksimal. Kemudian pemasangan dan penimbunan bibir jembatan sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur penyangga sekaligus mempersiapkan sambungan jalan agar transisi kendaraan menjadi aman dan mulus.

Tak berhenti sampai di situ. Para prajurit juga melakukan pembongkaran jalan darurat yang dilakukan secara bertahap seiring semakin solidnya penopang utama jembatan beton tersebut.

"Pembangunan jembatan beton ini bukan sekadar menghadirkan infrastruktur penghubung, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan keselamatan, mobilitas, dan kesejahteraan masyarakat," tegas Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy S.I.P., M.Han., dalam keterangan resminya.

Kecepatan pencapaian target 60,10 persen ini lahir dari sinergi kuat di lapangan. Personel Kodim 0212/TS, Detasemen Zeni Bangunan (Denzibang), Batalyon Teritorial Pembangunan (YonTP), serta warga lokal menyatu dalam satu ritme pengerjaan. Kolaborasi ini tak hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menghidupkan kembali semangat gotong royong.

Bagi warga Desa Sampuran, jembatan beton ini adalah penyambung asa. Konstruksinya yang kokoh dirancang untuk penggunaan jangka panjang dan mampu bertahan di berbagai kondisi cuaca ekstrem.

Manfaat utama dari rampungnya jembatan ini meliputi aksesibilitas akseleratif berupa memotong waktu tempuh warga menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan pusat pemerintahan dengan jalur yang aman. Kemudian menjadi urat nadi ekonomi, karena memudahkan petani mengangkut hasil panen ke pasar serta memungkinkan kendaraan pengangkut dan alat pertanian masuk lebih dekat ke area persawahan dan perkebunan.

Tak kalah pentingnya, kehadiran jembatan ini juga menjadi simbol konektivitas wilayah, yakni membuka keterisolasian antarwilayah yang memicu pertumbuhan ekonomi lokal serta membuka peluang berkembangnya potensi pariwisata daerah.

Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
×
Berita Terbaru Update