MedanEkspress | Padangsidimpuan – Senyum lega mulai terpancar dari wajah warga di Lingkungan IV, Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan. Jembatan Armco yang menjadi urat nadi penghubung utama menuju Desa Lubuk Manik --sebelumnya terputus akibat diterjang banjir bandang sebulan lalu-- kini mulai menunjukkan titik terang pemulihan.
Berkat kerja keras tanpa henti dari Satgas Yonzipur 1/DD /BB, Zidam I/Bukit Barisan, Kodim 0212/Tapanuli Selatan, serta dukungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan, jembatan vital tersebut kini sudah dapat dilalui oleh pejalan kaki, pengendara roda dua, hingga kendaraan roda empat.
Percepatan pembangunan ini menjadi secercah harapan bagi masyarakat setempat. Sebelumnya, putusnya akses ini melumpuhkan aktivitas sosial dan ekonomi warga, membuat mobilitas menjadi sulit.
Meskipun sudah dapat digunakan secara fungsional, pengerjaan di lapangan terus dikebut. Sejumlah pekerjaan utama seperti pembangunan tiang besar di empat sudut, pembuatan tangga di sisi bawah, dan pemasangan besi pengaman masih dilanjutkan untuk memastikan keselamatan optimal bagi pengguna jembatan.
Proses pemadatan tanah dan pasir di atas badan jembatan juga terus dilakukan, didukung oleh alat berat jenis baby loader dari Pemkot Padangsidimpuan. Dengan panjang bentangan 12 meter dan lebar 3,5 meter, progres pembangunan jembatan secara keseluruhan telah mencapai 80 persen.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menegaskan komitmen TNI AD dalam membantu pemulihan infrastruktur pascabencana. "TNI berkomitmen membantu percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana agar mobilitas dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dengan aman," ujarnya.
Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat segera memulihkan konektivitas sepenuhnya dan mengembalikan denyut aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat setempat seperti sedia kala.
Sumber: Pendam I/BB
Editor: Zoel AB
