MedanEkspress | Sergai – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Alun-Alun Sergai, Desa Firdaus, pada Selasa pagi (06/12/2026). Meski merupakan hari bahagia bagi Kabupaten Serdang Bedagai yang merayakan hari jadinya ke-22, momentum ini tidak dilewati dengan euforia semata, melainkan dengan untaian doa dan solidaritas mendalam bagi sesama.
Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Dandim 0204/DS yang diwakili oleh Pabung Sergai, Mayor Inf Ponidi. Namun, ada yang berbeda pada peringatan tahun ini. Di tengah barisan peserta upacara, terselip pesan kemanusiaan yang kuat dari panggung inspektur upacara.
Dalam amanatnya, Sekdakab Sergai, Swanto Nasution, yang mewakili Bupati Sergai, mengajak seluruh peserta untuk sejenak menundukkan kepala. Beliau mengingatkan bahwa di saat Sergai merayakan pencapaiannya, saudara-saudara di wilayah Aceh, Sumatera Utara lainnya, dan Sumatera Barat sedang berjuang menghadapi musibah banjir.
"Mari kita doakan agar saudara-saudara kita selalu dalam perlindungan Allah SWT. Hari jadi ini adalah momentum untuk memperkuat kepedulian kita," ujar Sekdakab di hadapan para hadirin.
Semangat kebersamaan ini sejalan dengan tema yang diusung tahun 2026: "Bersama Meraih Serdang Bedagai Mantap (Maju, Tangguh, dan Berkelanjutan) Menuju Indonesia Emas." Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan panggilan bagi para ASN untuk mengubah pola pikir.
Pabung Sergai, Mayor Inf Ponidi, usai kegiatan menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam perayaan ini adalah bentuk dukungan penuh terhadap pembangunan karakter daerah yang tangguh. "Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat adalah kunci utama agar Sergai tetap mantap menghadapi tantangan zaman," tuturnya.
Upacara yang berlangsung selama satu jam lebih itu diwarnai dengan semangat optimisme untuk masa depan Sergai, bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari infrastrukturnya, tapi dari seberapa besar rasa kemanusiaan dan pengabdian yang tertanam di dalamnya.
Sumberv Kodim 0204/DS
Editor: Zoel AB
