MedanEkspress | Belawan – Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, menegaskan komitmen penuh TNI Angkatan Darat dalam memastikan pemulihan total bagi masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Sumatera Utara. Hal ini disampaikan Pangdam saat memimpin langsung pengecekan kedatangan bantuan logistik dan alat berat di Dermaga 202 Ujung Baru, Pelabuhan Belawan, Minggu pagi (18/1/2026).
Langkah nyata ini diambil menyusul bencana banjir bandang yang melanda beberapa titik pada November 2025 lalu. Kehadiran bantuan ini menjadi angin segar bagi warga, terutama di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah dan sekitarnya yang masih berjuang memperbaiki infrastruktur yang rusak.
Dalam peninjauannya, Pangdam menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah membuka kembali akses transportasi yang terputus. TNI AD telah menurunkan alat berat berupa 4 unit Excavator dari Mabesad dan 2 unit alat bor air dari Kostrad yang khusus dialokasikan untuk Kabupaten Tapanuli Tengah. Selain itu, 3 unit Excavator juga dikirimkan untuk membantu pemulihan di wilayah Kutacane, Aceh.
"Bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebelumnya sudah meninjau langsung ke Tapanuli Tengah. Masih banyak titik yang harus dibersihkan pascabanjir bandang. Kami mendatangkan jembatan Armco sebanyak 2 set agar jalan-jalan yang terputus segera terbenahi dan masyarakat kembali mendapatkan akses yang lancar," jelas Mayjen TNI Hendy Antariksa di lokasi.
Selain fokus pada infrastruktur, aspek pemenuhan kebutuhan dasar warga juga menjadi perhatian utama. Sebanyak ratusan dus bantuan logistik yang terdiri dari air mineral, biskuit, serta makanan siap saji dari Kostrad dan J. Force telah tiba dan siap didistribusikan.
Pangdam memastikan bahwa seluruh bantuan ini tidak akan tertahan lama di pelabuhan. "Bantuan ini akan langsung kita luncurkan ke Desa Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, serta wilayah lainnya yang membutuhkan. Kami ingin memastikan kebutuhan pangan warga tetap terjaga selama masa pemulihan ini," tambahnya.
Kedatangan bantuan pada pukul 08.00 WIB ini turut disaksikan oleh sejumlah pejabat penting Kodam I/BB, di antaranya Asops Kasdam I/BB Kolonel Inf Eko Antoni Chandra Lestianto, Kabekangdam I/BB Kolonel Cba Tito Simanjuntak, dan Kazidam I/BB Kolonel Czi Adi Ilham Zamani.
Pengecekan ketat dilakukan terhadap seluruh barang yang turun dari kapal guna mencegah terjadinya kerusakan sebelum sampai ke tangan masyarakat.
Pangdam menutup keterangannya dengan menegaskan bahwa seluruh dukungan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadapi masa-masa sulit pascadarurat bencana.
Dengan dikerahkannya bantuan alat berat dan logistik ini, diharapkan denyut nadi perekonomian dan aktivitas sosial warga di Sumatera Utara dapat segera kembali normal seperti sedia kala.
Sumber: Redaksi MEC
Editor: Zoel AB
